Minggu, Oktober 4, 2026
HomeNewsLuar NegeriTiongkok Bangun Pabrik Baja di Malaysia

Tiongkok Bangun Pabrik Baja di Malaysia

Menyusul kondisi negaranya yang sedang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi, banyak investor Tiongkok ekspansi ke luar negeri. Malaysia menjadi salah satu negara tujuan investasi.Negeri iran ini banyak dilirik karena cukup terbuka terhadap investor asing. Tahun ini investasi asal Tiongkok ke Malaysia diperkirakan mencapai lebih dari 2 miliar dolar AS. Salah satu investasi terbesar adalah pembangunan Kuantan Industrial Park hasil kolaborasi dua negara tersebut.

malaysia-kuantan

“Tahun ini sebuah proyek besar akan masuk ke Malaysia, yaitu pabrik paja senilai 1,4 miliar dolar AS yang akan dibangun di Kuantan Industrial Park, yang akan menghasilkan 3,5 juta ton baja kualitas
tinggi,” ujar Duta Besar Tiongkok untuk Malaysia, DR Huang Huikang, pada acara Special Meeting of Corporation Malaysia Roundtable memperingati 40 tahun hubungan bilateral Tiongkok – Malaysia.

Huang menyebutkan pihaknya pihaknya akan terus mendorong perusahaan-perusahaan asal Tiongkok berinvestasi ke Malaysia. Target investasi 2 miliar dolar AS yang diharapkan Huang itu berlipat dua kali dari tahun lalu. Sebaliknya, pada periode yang sama, perusahaan Malaysia yang masuk ke Tiongkok nilainya mencapai lebih dari 7 miliar dolar AS.

Huang yakin hubungan dagang kedua negara itu di masa datang akan lebih baik dan tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 yang mayoritas berpenumpangnya warga Tiongkok tidak akan mengganggu target tersebut. Nta

(Sumber: Star Online)

Berita Terkait

Ekonomi

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

September Kepercayaan Industri Melandai, Tapi Masih di Fase Ekspansi

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada September 2026...

Agustus Surplus Neraca Dagang RI Melonjak Jadi USD3,55 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada...

Manufaktur RI Melaju Lagi, Tertinggi dalam 7 Bulan, Didorong Kenaikan Permintaan

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur Indonesia kembali ke zona...

Berita Terkini