AC Portabel Meyejukkan Ruang Di mana Suka
Dengan AC portabel yang praktis dan moveable, kita bisa mendinginkan ruangan di mana suka.
AC split yang terdiri dari unit indoor dan outdoor adalah alat penyejuk ruang yang lazim digunakan orang saat ini. Pemasangannya repot karena memerlukan instalasi untuk menempatkan dan menghubungkan unit ruang luar dengan unit dalam, dan harus membobok dinding. Karena itu tidak semua ruang dengan mudah dilengkapi AC split, kecuali kta bersedia mengeluarkan biaya yang mahal.
Karena kendala itu produsen elektronik berinovasi menawarkan AC portabel yang bisa dijinjing dan diletakkan di mana suka untuk mendinginkan ruangan yang diinginkan. Tidak seperti AC split yang terdiri dari unit indoor dan outdoor, AC portabel hanya satu unit sehingga mudah dibawa-bawa (moveable). Mirip AC tinggi besar yang biasa dipasang di resepsi pernikahan.

Hanya, yang ini bukan tergolong AC portable karena masih memiliki unit outdoor melainkan AC standing. Kapasitasnya pun besar, mulai dari 5 PK ke atas. Sementara AC portabel dirancang kompak dilengkapi roda untuk memudahkan pemindahan. Dua dari sekian banyak merek yang melansir AC portabel adalah Sharp (Jepang) dan Midea (Cina).
“AC portabel tidak memerlukan instalasi tapi bisa langsung dipakai (plug and play). Yang kita jual memang kepraktisannya,” kata Darma Effendy, AC & AP Marketing Departement PT Sharp Electronics Indonesia. “Produk ini sangat cocok untuk rumah yang sering mengadakan acara seperti arisan atau pengajian, tanpa perlu khawatir kegerahan,” tambah Vony Handoyo, Product Marketing Manager, Marketing Department PT Midea Planet Indonesia, distributor Midea.
Prinsip kerja AC portabel sama dengan AC split. Hanya unit outdoor-nya sudah dibuat menyatu (integrated) dengan unit indoor-nya. AC dilengkapi selang pembuangan (exhaust pipe) untuk menyalurkan air dari proses kondensasinya. Jadi, satu-satunya kerepotan yang harus kita hadapi dari AC ini: kita harus memastikan ada jalur pembuangan air di tempat AC diletakkan.
“Kalau peletakan selang pembuangannya sulit, fungsi selang bisa dimatikan. Tinggal putar knob, air buangan akan ditampung pada tangki dalam body AC. Kapasitasnya sekitar dua liter, cukup menampung pembuangan dari AC yang dipakai selama 6–8 jam. Setelah tangki penuh, AC akan cut off secara otomatis dan air harus dibuang dulu kalau AC mau digunakan lagi,” jelas Darma.
Dengan kapasitas 1 PK, AC portable dapat digunakan untuk menyejukkan ruang seluas 16–18 m2. AC portable Sharp tersedia dalam warna glossy black dan titanium silver berdimensi 470 x 820 x 383 mm dengan daya listrik 880 watt. Sementara Midea memiliki dua tipe (Tango dan Nova) berdimensi 443 x 355 x 840 mm dengan daya listrik 900 watt. AC portabel Sharp dijual Rp6 jutaan/unit dengan garansi spare part satu tahun dan kompresor tiga tahun. Sedangkan AC Midea dilepas Rp3,5 juta (Tango) dan Rp3,6 juta (Nova) dengan garansi 5–2–3: 5 tahun kompresor, 2 tahun servis dan suku cadang, dan 3 hari garansi waktu servis. Bila belum betul, suku cadang diganti baru.
Sumber: Majalah HousingEstate