Baccarat Hotel New York Jatuh ke Investor China
Satu lagi hotel mewah di New York jatuh ke tangan investor China. Yang terbaru Baccarat Hotel yang berlokasi di dekat 5th Avenue dan Museum of Modern Art, Manhattan, AS. Pembelinya Sunshine Insurance Group Co seharga 230 juta dolar AS atau Rp2,93 triliun. Jika dihitung dengan jumlah kamar, perusahaan asuransi ini membayar 2 juta dolar atau lebih dari Rp25 miliar per kamar.

Menurut data STR Analytics, nilai itu sedikit di bawah transaksi the Plaza Hotel, New York, yang dilepas tahun 2012 kepada Sahara Group (India ) senilai 2,04 juta dolar AS per kamar. Baccarat sejatinya nama perusahaan kristal ternama asal Perancis. Oleh konglomerat realestat Barry Sternlicht, pemilik Starwood Capital Group LLC dan Tribeca Associates, digunakan sebagai nama hotel yang dibangun tahun 2005. Sesuai namanya, hampir seluruh gedung Baccarat Hotel dihiasi sekitar 15.000 koleksi gelas kristal dan 17 lampu gantung dari pabrik Baccarat di Prancis.
Baccarat Hotel & Residences yang dibangun setinggi 50 lantai dirancang oleh tim arsitek dan desainer ternama , yaitu Skidmore, Owings & Merrill. Interiornya digarap Tony Ingrao and Stephen Sills dan furniturnya oleh Gilles and Boissier. Adapun kurator seninya dari Prancis, yaitu Frédéric Chambre.
Mengusung kemegahan era kerajaan Perancis, hotel ini menyajikan aneka kuliner Perancis. Ada juga gym dan spa dengan enam jenis facial ala Perancis. Kamar hotelnya berada di 17 lantai terbawah, sementara lantai-lantai atasnya dijadikan residesial sebanyak 60 unit, dengan 1 – 4 kamar tidur. Penthouse-nya berada di lantai teratas, memiliki lima kamar dan diberi julukan “grand chateau in the sky“.
Hotel ini akan beroperasi tengah tahun ini, tapi sejak tahun lalu pemesanan secara online sudah dibuka untuk 114 kamarnya. Setelah beroperasi penuh, kamar standard akan bertarif 900-1.000 dolar AS (Rp 11-13 juta) per malam. Suites-nya disebut-sebut seharga 18.000 dolar AS atau Rp230 juta per malam.
Siapa Sunshine? Perusahaan asuransi ini baru berdiri tahun 2005, yang melayani asuransi properti juga asuransi lainnya, termasuk jiwa dan manajemen aset. Seperti tertera pada situsnya, perusahaan ini punya lebih dari 130 juta nasabah. Investasi properti bukan baru kali ini saja. Pada November lalu, Sunshine membeli Sheraton Hotel di Sydney, Australia senilai 380 juta dolar AS.
(Sumber: Wall Street Journal dan situs Baccarat)