Minggu, Oktober 4, 2026
HomeBerita PropertiKemenpera Anggarkan Sektor Perumahan Rp10 Triliun

Kemenpera Anggarkan Sektor Perumahan Rp10 Triliun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mengalokasikan anggaran sektor perumahan tahun 2016 sebesar Rp10 triliun. Anggaran tersebut akan dipakai untuk pengembangan pembiayaan perumahan sebesar Rp581,85 miliar, pengembangan infrastruktur wilayah Rp568,31 miliar, pembinaan konstruksi Rp681,93 miliar, dukungan manajemen dan teknis Rp190,56 miliar.

Basuki Hadimuljono
Menpupera Basuki Hadimuljono

Alokasi terbesar untuk program penyelenggaraan jalan sebesar Rp55,6 triliun di Ditjen Bina Marga. Yang lainnya meliputi program pengelolaan sumber daya air, pembinaan dan pengembangan infrastruktur, pemukiman, dan pengembangan perumahan rakyat.

“Alokasi anggran untuk pengelolaan sumber daya air (SDA) seperti bendungan, irigasi, dan lainnya mencapai Rp35,5 triliun. Sementara program pembinaan dan pengembangan infrastruktur pemukiman di Ditjen Cipta Karya sebesar Rp21,6 triliun,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenpupera Agus Widjanarko di sela-sela dalam rapat kerja Kemenpura dengan Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (10/6).

Dalam kesempatan tersebut Menpupera Basuki Hadimuljono mengajukan rencana anggaran dan belanja negara tahun 2016 sebesar Rp126,18 triliun. Tahun sebelumnya anggaran Kemenpupera sebesar Rp118 triliun. Basuki menjelaskan, dalam sidang kabinet dengan Kementerian Keuangan ada indikasi anggaran yang dialokasikan untuk Kemenpura  sebesar Rp102 triliun. Jumlah tersebut dinilai kurang karena ada sejumlah proyek yang sedang berjalan dengan pembiayaan tahun jamak.

“Makanya kami usulkan tambahan karena banyak proyek yang multiyears contract. (Selain itu) untuk cadangan tambahan dan proyek-proyek baru kami sehingga totalnya Rp126 triliun,” ujarnya.

Terkait dengan kesiapan infrastruktur menyambut mudik lebaran tahun ini, khususnya di jawa,  Basuki menyebut kondisinya lebih baik. Menurut Basuki, jalan tol Cikopo-Palimanan siap diresmikan pekan depan. “Ini bisa mengurangi beban arus lalu lintas di jalur Pantura, semoga mudik kali ini bisa lebih baik,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

September Kepercayaan Industri Melandai, Tapi Masih di Fase Ekspansi

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada September 2026...

Agustus Surplus Neraca Dagang RI Melonjak Jadi USD3,55 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada...

Manufaktur RI Melaju Lagi, Tertinggi dalam 7 Bulan, Didorong Kenaikan Permintaan

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur Indonesia kembali ke zona...

Berita Terkini