Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeBerita Properti2 Perumahan di Depok Ini Bebaskan Konsumen Dari Aneka Biaya

2 Perumahan di Depok Ini Bebaskan Konsumen Dari Aneka Biaya

PT Miftah Putra Mandiri (MPM) melalui dua perumahan yang dikembangkannya di Depok yaitu Green Putra Mandiri dan Panorama Putra Mandiri, membebaskan biaya-biaya yang harus dikeluarkan apabila membeli rumah. Syaratnya, konsumen melakukan pembelian rumah dalam pameran properti HousingEstate Expo 2016 di Depok Town Square (Detos), Depok, yang diikuti dua perumahan itu.

Panorama Putra Mandiri
Panorama Putra Mandiri

“Kami membebaskan konsumen dari biaya-biaya seperti akte jual beli (AJB), izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat, biaya balik nama (BBN), bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB). Kami juga memberikan gratis pompa air semi jetpump dan pembayaran uang muka ringan dan fleksibel,” ujar Tonny Ranti Tutupoho, Direktur Operational MPM di sela-sela HousingEstate Expo 2016 di Depok, Sabtu (2/4).

Dua perumahan yang ditawarkan MPM lokasinya cukup strategis di kawasan pengembangan Kota Depok. Perumahan Green Putra Mandiri berada di Jalan Raden Sanim, Tanah Baru, Beji, yang saat ini menjadi pusat pengembangan hunian menengah di kawasan. Rumah yang ditawarkan tipe 48/78 dan 60/98 seharga Rp644,49 juta dan Rp783 juta. Uang mukanya sangat ringan hanya5 persen.
Sementara perumahan Panorama Putra Mandiri berada di Jalan Abdul Aziz, Bulak Timur, Cipayung, Depok. Di sini tipe rumahnya 42/72 seharga Rp473,5 juta yang bisa dibeli dengan uang muka Rp10 juta.

“Sekarang kesempatan bagi konsumen memiliki hunian di lokasi starategis di Depok selain banyak promo dan kemudahan. Konsumen juga bisa membeli dengan skema tunai bertahap dengan uang muka yang sangat rendah,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini