Senin, Oktober 5, 2026
HomeApartmentPenyebab Sertifikat Unit Apartemen Kerap Lama Terbitnya

Penyebab Sertifikat Unit Apartemen Kerap Lama Terbitnya

Penerbitan sertifikat untuk unit apartemen atau sertifikat hak milik satuan rumah susun (SHMSRS) kerap lama. Unit apartemen yang telah diserahterimakan bahkan dihuni sekian tahun, banyak yang belum punya SHMSRS. Ini berlaku untuk hampir seluruh segmen apartemen mulai dari kelas bawah hingga premium dan kerap memicu konflik antara pengembang dan konsumen atau penghuni.

Ada beberapa faktor kenapa legalitas berupa SHMSRS itu belum juga terbit dan diterima pemilik unit apartemen. Menurut Toto Sasetyo, Direktur PT Pudjiadi Prestige Tbk, salah satu perusahaan pengembang di Jakarta yang banyak mengembangkan apartemen, memang kerap ada kendala dalam penerbitan SHMSRS walaupun dengan niat yang baik akhirnya tetap bias diselesaikan.

“Salah satunya, proyek properti yang dikembangkan bisa saja berskala luas, misalnya 10 hektar tapi baru dikembangkan tiga hektar. Yang seperti ini kadang memang belum bisa terbit (sertifikatnya) karena proyeknya memang belum selesai. Untuk bisa terbit SHMSRS-nya, status (proyek)-nya harus clear. Padahal, pengembangan proyek banyak kendalanya,” katanya kepada housing-estate.com usai seremoni penyerahan SHMSRS untuk unit apartemen Azalea Suites @Green Palace Cikarang, Bekasi (Jawa Barat), Rabu (16/5).

Masalah lain, bisa saja sertifikat tanah yang di atasnya dikembangkan apartemen digadaikan pengembangnya dan dananya diputar untuk bisnis yang kerap disebut “disekolahkan”. Akibatnya pengurusan penerbitan SHMSRS apartemen memang tidak bisa dilakukan. Kendala lain, pengembang memang tidak memiliki dana untuk mengurus penerbitan SHMSRS unit apartemennya.

“Jadi, semua tergantung pengembangnya. Rasanya kalau ada niat mengurus, mudah kok. Kami mengurus SHMSRS untuk proyek apartemen ini hanya 11 bulan. Sertifikat tanah di proyek juga pernah disekolahkan, tapi semuanya kami beresin begitu proyek kelar. Jadi legalitas untuk konsumen juga bisa cepat diurus,” jelas Toto.

Berita Terkait

Ekonomi

Insentif PPN DTP untuk Sektor Perumahan Diperpanjang Hingga 2027

Pemerintah menegaskan kembali komitmennya memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai...

Airlangga: Ekonomi Kita Tetap Tangguh. Inflasi Terjaga, Manufaktur Ekspansi, Surplus Neraca Dagang Berlanjut

Tiga indikator makroekonomi yang dirilis, Kamis (1/10/2026), menunjukkan, perekonomian...

Supaya Ekonomi 2027 Tumbuh Tinggi, Pemerintah Siapkan Sejumlah Program Penguatan Daya Beli

Perekonomian Indonesia terus diperkuat melalui berbagai kebijakan yang diarahkan...

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

Berita Terkini