Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeBerita PropertiJORR 2 Beropersi April 2019, Ini Ruas yang Bakal Tersambung

JORR 2 Beropersi April 2019, Ini Ruas yang Bakal Tersambung

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono menyebut jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 akan beroperasi tahun 2019. JORR 2 ini akan memperlancar arus mobilitas khususnya kalangan komuter di sekitaran Jakarta dan wilayah lainnya.

“Insya Allah JORR 2 akan segera siap dan bisa memperlancar arus masyarakat urban dan aktivitas ekonomi lainnya. Hingga saat ini progres proyek sudah mencapai 66 persen dan nanti akan terkoneksi dengan jalan tol Tangerang-Merak dan tol Jakarta-Serpong yang sudah beroperasi,” katanya saat meninjau pembangunan tol JORR2 ruas Kunciran-Serpong di titik Simpang Susun Serpong, sebagaimana dikutip siaran pers Kemenpupera di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Targetnya jalan tol ini akan beroperasi April 2019 dengan pembangunan di ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 km yang terus dikebut. Pembebasan lahan untuk proyek ini juga sudah mencapai 97 persen sehingga diharapkan tidak ada kendala berarti lagi hingga Oktober 2018 ini pembayarannya akan selesai, seluruhnya menggunakan dana Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Pembangunan jalan tol ini dilakukan PT Marga Trans Nusantara dengan investasi mencapai Rp2,4 triliun. Kepemilikan sahamnya dipegang PT Jasa Marga (60 persen), PT Astratel Nusantara (30 persen), dan PT Transutama Arya Sejahtera (10 persen). Ruas tol JORR2  lainnya yang juga akan selesai tahun depan adalah Batuceper-Kunciran-Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta, 14,19 km) dan tol Cinere-Serpong (10,14 km).

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini