Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeApartmentPP Urban Tawarkan Apartemen Harga Rusunami

PP Urban Tawarkan Apartemen Harga Rusunami

PT PP Urban, anak usaha PT PP Tbk tahun ini semakin ekspansif. Untuk pertama kalinya pengembang anak usaha BUMN ini ikut dalam pameran properti berskala nasional Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di JCC Senayan, Jakarta, 22-30 September 2018. PP Urban mengusung produk Urbantown sebagai signature project yang mengedepankan konsep hunian vertikal (apartemen) dengan harga terjangkau.

Urbantown dirancang berada di lokasi-lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan memiliki hunian. Menyusul kesuksesan produk perdana Urbantown Serpong di Tangerang Selatan, Banten, dalam ajang pameran ini PP Urban meluncurkan secara resmi proyek Urbantown Karawang di Karawang, Jawa Barat, dengan penawaran spesial.

Tahap pertama pengembangan apartemen di atas lahan 2,8 ha itu dimulai dengan pembangunan tower perdana setinggi delapan lantai. “Berbeda dengan Urbantown Serpong yang lebih milenial dan kekinian, Urbantown Karawang dikembangkan dengan menyasar para pekerja dan investor. Karawang merupakan kota industri terbaik di Indonesia,” kata Budi Suanda, Direktur Realty PP Urban.

Selain harga yang terjangkau dan lokasi strategis, PP Urban mengklaim keunggulan proyek apartemennya memakai sistem keamanan terintegrasi, bangunan hijau yang ramah lingkungan, dan kualitas konstruksi yang andal. Proyek juga dirancang dapat meningkatkan perekonomian para penghuninya kelak dengan pemberdayaan sharing economy dan program kewirausahaan yang terintegrasi.

Khusus dalam IPEX 2018, PP Urban memberikan penawaran khusus “Harga Rusunami Fasilitas Apartemen” dengan harga per meter Rp8 jutaan. Jadi, untuk tipe studio 19,52 m2 harganya kurang dari Rp160 juta/unit dan bias dibeli dengan kredit pemilikan apartemen (KPA) dari bank. Para pengunjung pameran dapat memiliki rusunami dengan booking fee Rp1 juta saha, atau dicicil bertahap 24 bulan tanpa depe, serta promo KPA khusus dari Bank BTN.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini