Selasa, Oktober 20, 2026
HomeBerita PropertiArebi: Pasar Seken Terkoreksi, Jarang yang Bisa Jual Sesuai Harga Pasar

Arebi: Pasar Seken Terkoreksi, Jarang yang Bisa Jual Sesuai Harga Pasar

Kelesuan bisnis properti sekian tahun belakangan bukan hanya menyulitkan pemasaran properti baru (primary), tapi juga properti seken (secondary). Pasar properti seken juga terkoreksi baik penjualan maupun harganya.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (Arebi) Lukas Bong, kelesuan pasar seperti sekarang membuat pemilik uang menjadi raja dan bisa menawar dengan harga yang jauh di bawah nilai pasarnya. Pemilik properti tidak bisa menolak dan terpaksa melepas propertinya di bawah harga pasar karena kondisi butuh uang (BU).

“Secara umum penurunan pasar seken mencapai 20 persen karena banyak (pemilik properti atau investor) yang BU. Di sisi lain ini situasi yang sangat menguntungkan bagi pemilik uang, karena itu tidak ada alasan lagi untuk menunda membeli properti dalam situasi seperti sekarang karena bisa mendapatkan harga yang sangat baik,” katanya kepada housingestate.id saat acara Jakarta Properti Expo (JPex) yang diselenggarakan Arebi Jakarta pekan lalu.

Lukas memberikan masukan tentang berbagai potensi dan kesempatan yang bisa diambil kalangan pengembang terkait pengembangan proyeknya. Pengembang jangan lagi fokus pada lokasi-lokasi yang prime, namun mulai beralih pada lokasi dengan kemudahan aksesibilitas seperti kedekatan dengan sarana terminal atau stasiun angkutan umum.

“Saya tinggal di Jakarta Utara dan butuh 1,5 jam menuju ke tengah kota. Sementara dari Serpong hanya butuh 30 menit karena aksesibilitas yang lebih mudah dan adanya fasilitas transportasi umum seperti kereta. Jadi, developer jangan fokus cari lokasi prime lagi, biar di pinggiran asal ada sarana kereta itu juga oke dan banyak dicari,” bebernya.

Berita Terkait

Ekonomi

2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Jaga Stabilitas Ekonomi dan Genjot Ekspor

Stabilitas perekonomian menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga...

Mengenal Investasi Obligasi: Pohon yang Berbuah Rutin

Investasi cerdas yang banyak dilakukan dengan membuat uang yang...

Kadin Ajak MSCI Bijak Nilai Pasar Modal Indonesia

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya...

WALHI Telusuri yang Terlibat dan Diuntungkan oleh Karhutla

Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) meluncurkan kajian berjudul “Siapa di...

Berita Terkini