HousingEstate, Jakarta - Metland Cibitung di Jl Imam Bonjol III, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat,  merupakan salah satu dari sedikit perumahan yang penjualannya tetap bagus, bahkan mengalami peningkatan di tengah pandemi Covid-19. Selama semester pertama tahun 2021 perumahan seluas 480 hektar yang dikembangkan PT Metropolitan Land, Tbk. melalui anak perusahaan PT Fajar Putra Dinasti berhasil membukukan penjualan rumah sebanyak 200 unit. Penjualan terbesar berasal dari penjualan klaster Batavia tahap pertama lebih dari 100 unit, urutan berikutnya klaster Alamanda yang menawarkan rumah dua lantai,  baru urutan terakhir dari klaster eksisting.

Penjualan semester I 2021 ini jika dibanding dengan penjualan semester pertama tahun lalu tumbuh enam persen lebih. “Pertumbuhannya memang tidak signifikan, tapi bersyukurlah masih mencatat pertumbuhan mengingat pandemi Covid-19 gelombang kedua pasca Lebaran Mei lalu sangat mengkhawatirkan dibanding perkembagan Covid selama semester pertama tahun lalu,” ujar Dedy Irawan, GM Project Metland Cibitung.

Menurut Dedy, animo konsumen tetap tinggi membeli rumah di Metland Cibitung karena rekam jejak developernya yang sudah sukses mengembangkan Metland Tambun di Jl Sultan Hasanuddin, Bekasi, dan empat perumahan lain di Jabodetabek, yaitu Metland Cileungsi dan Metland Transyogi di Kabupaten Bogor, Metland Menteng di Jakarta Timur, dan Metland Puri di Kota Tangerang.

Daya tarik Metland Cibitung lainnya karena dikembangkan di lahan yang sangat luas, 480 hektar. Konsep pengembangannya berskala kota,di dalamnya tidak hanya rumah horizontal (landed house) tapi ke depan juga hunian vertical  (apartemen), kawasan komersial yang di dalamnya menyediakan komplek-komplek ruko, gedung perkantoran, mal, dll. Fasilitas yang disediakan pun berskala kota, seperti rumah sakit, sekolah dari tingkat Kelompok Bermain hingga Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan, terminal angkutan kota, dll.

Di usia pengembangan ke-10, Metland Cibitung sudah dihuni kurang lebih 4.000 kepala keluarga (KK) di 21 klaster, sudah dilengkapi fasilitas yang cukup komplit seperti enam  komplek ruko yang sudah  difungsikan untuk beragam usaha seperti minimarket, resto, kafe, klinik, kantor konsultan, dll. Kemudian dua masjid, RSU Hermina (100 bed),  stasiun Metland Telaga Murni yang disinggahi kereta komuter rute Jakarta-Cikarang  sejak di akhir  2019, dan banyak lagi.

Pada Juni lalu developer juga memulai pembangunan Water Land dengan wahana kolam renang semi olympic, Kids Pool, Lazy River Pool, Body Slide, dll. Water Land  dibangun di atas area 1 ha dekat stasiun Metland Telaga Murni dijadwalkan rampung dan beroperasi pada medio 2022. Dalam waktu dekat supermatket Alfamidi akan membuka outlet-nya di samping marketing gallery.

Tahun depan akan dibangun sejumlah fasilitas public antara lain Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan kapasitas dua hingga empat mobil, Kantor Koramil, Kantor Polsubsektor/polisi, SMK Metland School dengan harapan pada tahun ajaran 2022/2023 sudah dapat menerima siswa baru.

Pertimbangan konsumen berikutnya membeli rumah di Metland Cibitung terkoneksi dengan Stasiun Metland Telaga Murni, serta berlokasi tidak jauh dari tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 ruas Cibitung- Tanjung Priok dan Cibitung-Jagorawi-Cinere-Serpong-Bandara Soekarno Hatta.

“Dari Metland Cibitung ke tol JORR 2 melalui pintu Telaga Asih yang sudah dioperasikan sejak akhir Juli 2021.  JORR 2 ruas Telaga Asih sepanjang 4,5 km ini terkoneksi dengan tol Jakarta-Cikampek. Dengan akses tolbaru ini membuat Metland Cibitung semakin strategis,” tambahnya.

Jika tol JORR 2 itu sudah  beroperasi penuh orang-orang yang bekerja di Jakarta Utara, seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Taman Impian Jaya Ancol,  sangat ideal berdomisili di Metland Cibitung. Dari Metland Cibitung ke Tanjung Priok kurang dari 30 menit.

Untuk mengantisipasi perkembangan kota, Metland  Cibitung dilengkapi kawasan komersial atau Central Business District (CBD) seluas 25 ha  yang saat ini didalamnya sudah berdiri RSU Hermina dan sejumlah komplek ruko. “Metland Cibitung akan menjadi pusat bisnis dan ekonomi di Cibitung dan Cikarang,” ujar Arsitek lulusan Univerditas Katholik Parahyangan (Unpar) Bandung ini.

Kehadiran beragam fasilitas itu jelas akan menambah nilai atau value rumah dan properti lain di Metland Cibitung. Dalam beberapa tahun terakhir kenaikan harga rumah dan ruko sudah di kisaran 10 hingga 15 persen per tahun. “Jika fasilitas makin lengkap dan tol JORR 2 beroperasi penuh, kenaikan harganya jelas akan semakin tinggi. Maka itu sekarang adalah saat yang tepat beli rumah di Metland Cibitung,” tandas Dedy.