Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeInfrastrukturPembebasan Lahan Hampir 100 Persen, Tol Probolinggo-Banyuwangi Selesai Sesuai Rencana

Pembebasan Lahan Hampir 100 Persen, Tol Probolinggo-Banyuwangi Selesai Sesuai Rencana

Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (175,78 km) adalah terusan jalan tol Trans Jawa menuju Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur.

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB), anak usaha PT Jasa Marga Tbk, dengan kepemilikan saham Jasa Marga 96,33 persen, BUMN Brantas Abipraya 3,65 persen, dan Waskita Toll Road 0,02 persen.

Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi Adi Prasetyanto baru-baru ini, pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi dibagi dalam dua tahap. Tahap I menghubungkan Probolinggo-Besuki (49,68 Km), dan tahap II Besuki-Banyuwangi (126,10 Km).

Tahap I mencakup ruas Probolinggo-Besuki terbagi dalam 3 paket pekerjaan. Yaitu paket/seksi 1 Gending-Kraksaan (12,88 km), paket/seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,20 km), dan paket/seksi 3 Paiton-Besuki (25,60 km).

Sedangkan tahap II terdiri dari seksi 4 Besuki-Situbondo (42,30 Km), seksi 5 Situbondo-Asembagus (16,76 Km), seksi 6 Asembagus-Bajulmati (37,45 Km), dan seksi 7 Bajulmati-Ketapang (29,59 Km).

“Progres pembebasan lahan per September 2024 telah mencapai 97,87 persen. Sesuai dengan Permenko Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022, pembebasan lahan dan pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi difokuskan pada ruas Probolinggo-Besuki,” kata Adi dikutip dari laman BPJT.

Baca juga: Jalan Tol Pertama di Jambi Resmi Beroperasi

Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi tahap I kelak akan memiliki tiga Gerbang Tol (GT). Yaitu, GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki, plus 3 simpang susun. Yaitu, Simpang Susun (SS) Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.

PT JPB mencatat per 30 September 2024 progres konstruksi jalan tol Probolinggo-Banyuwangi tahap I sudah mencapai 55,27 persen.

“Pengerjaan kontruksi untuk segmen Gending-Kraksaan ditargetkan selesai November 2024, dan segmen Kraksaan-Besuki tahun 2025,” ujar Adi.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini