Jumat, Januari 16, 2026
HomeBerita PropertiMRT Jakarta Lampaui Target Angkut Penumpang Weekdays-Weekend

MRT Jakarta Lampaui Target Angkut Penumpang Weekdays-Weekend

PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatatkan traffic mencapai 141.872 pelanggan setiap hari menggunakan layanan MRT Jakarta sepanjang Desember 2025. Angka ini melebihi target bulan tersebut yaitu 122 ribu bahkan telah melampaui target akhir tahun 2025 yaitu 117 ribu pelanggan per hari.

Pada hari kerja Senin-Jumat (weekdays), angka keterangkutan telah mencapai 161.057 pelanggan per hari (dari target 137 ribu) dan pada Sabtu-Minggu (weekend) mencapai 101.584 pelanggan per hari (dari target 85 ribu). Total angka keterangkutan (ridership) pada Desember 2025 mencapai 4.398.037 pelanggan.

Dikutip dari siaran pers yang diterbitkan MRT Jakarta Rabu (14/01), stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi tercatat di Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 781.580 pelanggan. Stasiun Blok M BCA dengan 553.599 pelanggan di urutan kedua, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dengan 514.902 pelanggan di urutan ketiga, Stasiun Lebak Bulus BSI dengan 446741 pelanggan di urutan keempat, dan Stasiun Istora Mandiri dengan 324.950 pelanggan di urutan kelima.

MRT Jakarta juga mencatatkan relasi Stasiun Dukuh Atas BNI ke Stasiun Blok M BCA sebagai perjalanan favorit pelanggan dengan 4,18 persen perjalanan dari total perjalanan pada periode Desember 2025.

Kelima stasiun tersebut merupakan stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya serta bangunan di sekitarnya. Selain integrasi, tingginya penggunaan stasiun tersebut juga dipengaruhi oleh transit mitra feeder dan program gaya hidup dan event.

Relasi favorit tersebut menunjukkan bahwa Dukuh Atas yang telah tumbuh sebagai kawasan transit integrasi antarmoda dari luar Jakarta menuju kawasan Blok M yang tumbuh sebagai pusat kegiatan masyarakat perkotaan.

Baca juga: Cushman: 2026 Bisnis Properti Makin Baik, Pembangunan MRT Salah Satu Pendorong

Konsistensi angka keterangkutan saat hari kerja di atas 130-140 ribu pelanggan per hari menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi publik saat weekdays.

Untuk menaikkan angka keterangkutan, MRT Jakarta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terutama dari industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.

Kerja kolaborasi dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Lebih jauh lagi, moda pengumpan ini juga mengangkut dari kawasan hunian langsung menuju stasiun terdekat.

Kehadiran angkutan pengumpan ini akan berdampak tidak saja terhadap kenaikan angka keterangkutan namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing). Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 22-23 persen angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta.

Terhitung sejak Mei 2023, waktu operasional Ratangga dan stasiun saat akhir pekan yang biasanya mulai pukul 6 dan berakhir pada pukul 24.00 menjadi pukul 5 hingga 24.00 sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas masyarakat pada akhir pekan di sepanjang jalur MRT Jakarta.

Penambahan jam operasional pun dilakukan saat penyelenggaraan event dengan masa yang besar di sepanjang jalur MRT Jakarta seperti festival seni budaya atau perayaan pergantian tahun baru.

Sebagai bagian dari inovasi dan mengikuti tren digital oleh masyarakat, pengguna jasa MRT Jakarta dapat menggunakan aplikasi MRT Jakarta di ponsel pintar untuk membeli tiket perjalanan, menggunakan poin penggunaan untuk ditukar dengan berbagai promo, bahkan menonton film dan bermain gim ponsel.

Seluruh fitur gaya hidup ini bertujuan untuk memberikan pengalaman penuh kepada pelanggan saat menggunakan layanan MRT Jakarta. Yang terbaru, MRT Jakarta menyediakan merchadise tiket yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan. Hadir dalam bentuk gantungan lucu (charm), lanyrd, pop-socket, dan lainnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Dari Pantai, Goa, Hingga Waterfall, Ada Semua di Maluku Tenggara

Ada banyak panorama alam yang bisa dinikmati di “seribu...

November 2025 Utang Luar Negeri Pemerintah Menurun

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Kamis (15/1/2026), utang luar negeri...

Tahun Ini Pemerintah Targetkan Kunjungan Turis Asing Hingga 17,6 Juta

Pemerintah akan menggenjot sektor pariwisata, karena kontribusinya yang kian...

Diklaim Sukses Tahun 2025, Paket Stimulus Ekonomi Dilanjutkan Tahun Ini

Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian telah merumuskan Paket Stimulus Ekonomi...

Berita Terkini