Sabtu, Februari 7, 2026
HomeNewsEkonomiBayar Utang dan Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa RI Berkurang Hampir USD2 Miliar

Bayar Utang dan Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa RI Berkurang Hampir USD2 Miliar

Cadangan devisa RI mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Maret 2025 sebesar USD157,1 miliar. Kemudian merosot lagi menjadi USD148,7 miliar pada September 2025, dan meningkat lagi menjadi USD150,1 miliar pada November 2025, sebelum melonjak USD6,4 miliar (sekitar Rp107 triliun dengan kurs Rp16.800/USD) menjadi USD156,5 miliar pada Desember 2025.

Namun, Januari 2026, Bank Indonesia melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso melaporkan, Jum’at (6/2/2026), cadangan devisa RI itu kembali menurun, hampir USD2 miliar atau hampir Rp32 triliun, menjadi USD154,6 miliar.

Penurunan cadangan devisa itu terjadi, karena pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Langkah stabilisasi yang menguras cadangan devisa cukup besar itu, dilakukan BI guna merespons peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global yang membuat rupiah terpuruk mendekati Rp17.000 per USD pada pertengahan Januari 2026.

Baca juga: Modal Asing Kian Banyak Masuk, Cadangan Devisa Meningkat, Rupiah Makin Kuat

Namun, Ramdan menyatakan, kendati menurun cukup banyak, cadangan devisa Januari 2026 itu masih sangat memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal perekonomian Indonesia.

“Posisi cadangan devisa akhir Januari 2026 itu setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor, atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” kata Ramdan.

Ke depan, BI meyakini ketahanan eksternal Indonesia akan tetap terjaga. Optimisme tersebut didukung posisi cadangan devisa yang tetap memadai, serta potensi aliran masuk modal asing seiring persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi domestik yang tetap menarik.

Berita Terkait

Ekonomi

Laba Bersih Bank BNI 2025 Capai Rp20 Triliun

Bank BNI menutup tahun buku 2025 dengan kinerja fundamental...

KADIN Paparkan Potensi Besar Pertumbuhan Hijau Indonesia

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya...

Berita Terkini