Selasa, Maret 10, 2026
HomeBerita PropertiNuanu Creative City Lansir 4 Proyek Hunian dan Hotel Baru

Nuanu Creative City Lansir 4 Proyek Hunian dan Hotel Baru

Nuanu Creative City (44 ha) di Pantai Nyanyi, Tabanan, Bali, proyek hunian terpadu besutan PT Wooden Fish Village, dikembangkan sejak 2024 sebagai kawasan ramah lingkungan terbesar di Bali.

Proyek dirancang sebagai ekosistem terintegrasi. Menyediakan ruang-ruang untuk pendidikan, seni & budaya, kebugaran, hiburan, dan hunian yang terinspirasi oleh alam dan budaya lokal.

Nuanu di-launching resmi Agustus 2025, dengan pengembangan dikolaborasikan dengan banyak pihak yang memiliki visi selaras dengan konsep proyek. Pengembangan dimulai dengan sekolah, restoran, pusat kebugaran, ruang seni dan budaya, hotel, beach club, dan ruang rekreasi, guna menciptakan kehidupan aktif di kawasan.

Nuanu Real Estate, divisi pengembangan residensial dari Nuanu Creative City, saat ini mengembangkan 12 proyek hunian dan satu hotel investasi, dengan skema kepemilikan hak milik dan hak sewa.

Proyek-proyek tersebut adalah unit Nuanu Village, The Collection Vol. 1, Ecoverse, The Collection Vol. 2, Origins, OXO The Residences, The Collection Vol. 3, Biom, OXO The Pavilions, Flower Estates, The Sense, Black Sands Oasis, dan X Hotel.

Sejumlah proyek disebut telah menunjukkan progres yang signifikan. The Collection Vol. 1 dan Ecoverse ditargetkan rampung pada triwulan I 2026, OXO The Pavilions dan Flower Estates memasuki tahap konstruksi.

Salah satu proyek terbaru dengan kepemilikan hak milik bagi WNI, adalah Flower Estates. Menawarkan 28 unit vila yang terinspirasi dari gabungan orangerie khas Eropa dan lanskap tropis Bali. Dipasarkan mulai dari Rp8,4 miliar, proyek ini dikembangkan bersama Nuanu Nature Team dengan taman privat sebagai elemen utama hunian.

Baca juga: Nuanu Creative City Lansir Proyek Hunian Baru. Salah Satunya Seharga Mulai dari Rp22 Miliaran Per Unit

Proyek lain adalah Black Sands Oasis, vila dan studio berstatus hak sewa dengan arsitektur desert modernism. Kemudian The Sense, hunian berbasis komunitas yang dirancang bagi kreator, wirausahawan, dan profesional.

Sementara X Hotel, proyek hotel investasi pertama Nuanu, yang dijadwalkan memasuki tahap arsitektural pada akhir April dengan target serah terima pada triwulan I 2027.

“Seiring perkembangan Nuanu dan proyek-proyek terus berjalan, kami menargetkan lebih dari 400 unit residensial dan hospitality bisa diserahterimakan pada 2027,” kata Reyni Wullur, Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate, dalam Iftar bersama media di Jakarta, Senin (9/3/2026).

 

Reyni berbicara bersama CEO Nuanu Lev Kroll dan Conrad, Director of Sutala, salah satu kolaborator baru Wooden Fish Village dalam pengembangan proyek baru di Nuanu Creative City.

Ilustrasi kawasan pantai Nuanu Creative City (dok. Istimewa)

Menurut Lev Kroll, proyek properti terpadu di pesisir barat daya Bali ini, dirancang sebagai lingkungan yang saling terhubung, tempat dimana para penghuninya dapat tinggal, bekerja, belajar, dan berkembang, selaras dengan alam.

Dengan komitmen hanya mengembangkan 30 persen dari total lahannya yang 44 hektare itu, Nuanu Creative City membentuk model baru kehidupan urban yang lebih berkelanjutan di Bali.

“Nuanu sejak awal tidak dirancang sebagai proyek properti biasa. Visi kami membangun tempat tinggal terbaik. Karena itu kami memprioritaskan pembangunan infrastruktur terlebih dulu. Mulai dari fasilitas gaya hidup, pendidikan, hingga ruang komersial, yang mendukung kehidupan sehari-hari dan menciptakan nilai tambah bagi para penghuninya,” kata Lev.

Ia menjelaskan, konsep tempat tinggal terbaik melampaui batas dinding hunian itu sendiri, dan berfokus pada dua pertanyaan utama: apa yang dapat Anda lakukan di kawasan, dan siapa komunitas di sekitar Anda?

“Menjawab pertanyaan itu, peran kami sebagai pengembang, membangun hunian berkualitas sekaligus mengkurasi ekosistem yang unggul. Inilah yang disebut kualitas hidup, dan dari perspektif investor, inilah nilai tambah dan permintaan yang tumbuh alami dari sinergi dengan sektor pariwisata, investasi, dan acara-acara yang diselenggarakan di Nuanu,” tutur Lev.

Baca juga: OXO Perkenalkan The Pavilions, Hunian Mewah dengan Konsep “Wellness” Pertama, di Bali

Reyni menambahkan, dalam pengembangan proyek, Nuanu Real Estate berperan membangun lapisan residensial sebagai fondasi ekosistem. Pendekatannya melampaui sekadar penyediaan hunian, namun juga memastikan setiap rumah tumbuh seiring perkembangan infrastruktur, destinasi gaya hidup, dan ruang komunitas.

“Saat ini keputusan memilih tempat tinggal tidak lagi ditentukan pada desain dan kualitas bangunan, tapi faktor terbesarnya adalah lingkungan sekitar dan komunitas atau siapa yang akan menjadi tetangga kita,” ujar Reyni. Nuanu menargetkan lebih dari 400 unit residensial dan hospitality siap diserahterimakan pada 2027.

Berita Terkait

Ekonomi

Tembus Rp17.000, BI Setop Rilis Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Pekan Ini

Setiap akhir pekan Bank Indonesia rutin merilis perkembangan nilai...

Perkuat Kinerja Bisnis, Bank BNI Bagikan Dividen Hingga Buyback Saham

Bank BNI menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun...

Bank BSI Terus Dorong Pelaku Usaha Grassroot Naik Kelas

Bank BSI terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha...

Emas Fisik Langka, Bisa Nabung di Pegadaian

Beberapa waktu terakhir, logam mulia emas semakin sulit ditemukan...

Berita Terkini