Bikin Rumah Adem Tanpa AC, Simak Tipsnya
Kondisi tropis dengan paparan cahaya matahari selain curah hujan yang tinggi membuat mayoritas iklim di Indonesia terasa gerah (panas). Solusi mudahnya untuk membuat ruangan adem tentunya menggunakan AC, namun ada risiko biaya listrik yang membengkak bila kita menyalakan AC 24 jam.
Ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk membuat rumah terasa lebih adem tanpa menggunakan perangkat seperti AC. Dikutip dari laman Mitra 10 Sabtu (28/03), beberapa penyebab rumah terasa panas bisa diatasi tanpa harus menambah biaya listrik.
Mitra 10 memberikan panduan yang menyeluruh (komprehensif) untuk membuat rumah bisa terasa lebih adem. Jadi bukan hanya menggunakan kipas angin tapi ventilasi tidak diupayakan, itu hanya akan membuat udara panas terperangkap di dalam rumah yang membuat ruangan terasa pengap dan tidak nyaman.
Untuk itu langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam rumah. Sirkulasi udara yang buruk merupakan penyebab utama rumah menjadi panas karena udara yang terjebak dan tidak memiliki jalur in-out yang iptimal. Untuk itu upayakan ada ventilasi berupa jendela di dua sisi ruangan agar terjadi cross ventilation untuk mengalirkan udara panas di dalam dengan udara segar dari luar.
Baca juga: Tips Bikin Rumah Nyaman untuk Kumpul Keluarga
Bila ventilasi kurang optimal baru bisa digunakan kipas angin yang daya listriknya lebih rendah dibanding AC untuk mempercepat pergerakan udara di dalam ruangan. Kipas angin tidak akan mendinginkan udara tapi bisa membantu tubuh kita terasa lebih sejuk. Untuk itu gunakan kipas angin yang tepat, misalnya dengan bilah atau baling-baling besar untuk mengalirkan udara yang lebih luas. Pertimbangkan juga kipas dinding atau kipas berdiri untuk distribusi udara lebih merata.
Tips lain yang bisa membuat ruangan lebih adem dengan menggunakan insulasi atap untuk mem-blok udara panas masuk dari bagian atap. Atap merupakan sumber panas dari sinar matahari yang akan langsung membuat suhu di bawah atap meningkat drastis. Itulah pentingnya menggunakan inulasi atap sebagai solusi jangka panjang. Dengan insulasi yang tepat, suhu ruangan bisa terasa lebih adem tanpa harus bergantung pada AC.
Masih seputar penggunaan material bangunan, gunakan cat dinding anti panas yang banyak tersedia di pasara. Selain atap, dinding juga bisa menjadi sumber panas yang kerap tidak disadari. Menggunakan cat anti panas dapat membantu memantulkan panas sehingga suhu di dalam ruangan tetap lebih stabil.
Tambahkan ventilasi dengan menggunakan exhaust fan jika udara terjebak di dalam ruangan. Exhaust fan bisa mengalirkan udara panas keluar secara alami. Exhaust fan sangat efektif digunakan di dapur, kamar mandi, atau ruangan tanpa jendela, dengan begitu udara di dalam rumah tetap segar dan tidak pengap.
Baca juga: Tips Hidup Nyaman di Rumah Kecil
Tips lainnya dengan menggunakan tirai atau gorden penahan panas. Sinar matahari yang masuk melalui jendela bisa meningkatkan suhu ruangan khususnya saat siang hari. Menggunakan tirai tebal atau gorden blackout dapat membantu mengurangi panas yang masuk. Cara ini sederhana tetapi cukup efektif untuk menjaga suhu ruangan tetap nyaman.
Menggunakan AC untuk membuat ruangan adem memang cara paling cepat tapi bukan solusi terbaik. Tanpa mengatasi sumber panas AC akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan yang dampak langsungnya pada penggunaan listrik yang boros. Dengan kombinasi ventilasi, kipas, insulasi, dan cat anti panas, kita bisa mengurangi suhu ruangan secara alami, rumah sejuk dengan biaya lebih hemat.