HousingEstate, Jakarta - Rumah-rumah yang ditawarkan developer real estate dewasa ini makin kecil, termasuk rumah dua lantai. Dengan luas hanya 50 m2 atau kurang, tidak mudah mengatur ruangnya. Apalagi, kalau lebar bangunannya hanya 4-5 meter. Sekitar satu meter sudah habis untuk area tangga. Karena kesulitan itu, beberapa developer merasa perlu membuatkan rumah contoh berikut contoh perabot dan penempatannya di rumah mungil itu. Bagaimana sebaiknya mengatur pemanfaatan ruang dia rumah mungil agar kita tetap nyaman tinggal di dalamnya?

Salah satu yang terpenting adalah, mengatur jumlah barang yang ditempatkan di dalam rumah. Simpan hanya barang yang benar-benar dibutuhkan, buang yang tidak penting atau berikan kepada yang lebih berhak. Ahli organisasi penyimpanan Marie Kondo mempercayai, mengurangi barang-barang tidak berguna di rumah akan membawa kebahagiaan bagi penghuni. Tentunya, gaya hidup di rumah kecil yang terbatas harus diikuti dengan keteraturan untuk menciptakan kenyamanan. Makin sedikit barang, makin sedikit yang perlu disimpan dan diatur sehingga makin luas ruang yang terasa.

Desainer interior Rohadi menambahkan, yang juga menentukan untuk bisa hidup nyaman di rumah kecil, adalah gaya hidup yang sistematis, terencana, dan tidak konsumtif.  Berikut 10 cara berkompromi dengan ruang terbatas yang dikutip dari www.housemethod.com yang layak diterapkan untuk menciptakan kenyamanan di rumah mungil. Halimatussadiyah

  1. Minimalkan Barang

Tak ada tempat lagi untuk tumpukan majalah lama, baju yang jarang dipakai setelah lebih dari setahun. Minimalkan koleksi barang-barang untuk mengurangi kebutuhan tempat penyimpanan di rumah kecil.

  1. Hidup Teratur

Beberapa orang beruntung dilahirkan dengan kesenangan pada keteraturan, tapi tidak bagi banyak orang lain. Kemampuan menjadi teratur menjadi tantangan tersendiri. Ruang terbatas akan memenuhi fungsinya dengan baik jika didukung dengan keteraturan tinggi. Temukan cara termudah dan kreatif untuk mengatur ruang dan barang-barang di rumah. Terapkan motto, sebuah tempat untuk semuanya dan semuanya berada pada tempatnya.

3. Jaga Kerapian

Meninggalkan dua atau tiga barang bergeletakan akan cepat membuat ruang kecil terlihat berantakan dan terasa sempit. Jika kita sudah meminimalkan barang dan memiliki sistem pengaturan, lebih mudah menjaga kerapian rumah kecil. Bersihkan barang-barang habis pakai setiap saat dan jangan menundanya hingga menumpuk.

4. Pilih Warna Terang dan Netral

Cara paling mudah dan terjangkau mengubah suasana rumah, dengan mengubah warna cat. Pilihan warna terang untuk dinding akan memproduksi efek ringan dan lega pada ruang. Untuk dekorasi, pilihan warna netral bisa memberi efek visual yang meluas. Tambahkan aksen warna dan sedikit tekstur untuk menarik mata, tapi hindari motif yang rumit karena akan membuat ruang makin terasa kecil.

5. Beli Furnitur Kecil

Selain aplikasi warna, pilihan furnitur juga memberi efek pada ruang. Tempat duduk dengan profil rendah akan memberi ilusi langit-langit seolah tinggi. Meja, kursi dan rak dari material transparan secara visual akan terlihat ringan dalam ruangan. Rak terbuka lebih baik daripada kabinet tertutup yang terkesan besar. Perlu diingat, meskipun secara umum ruang kecil membutuhkan furnitur yang kecil juga, kita perlu memberi jeda dengan menambahkan satu atau dua barang yang besar. Penempatan skala furnitur yang lebih besar untuk menghindari kesan ruang seperti rumah boneka dengan perabot kecil-kecil.

6. Funitur Dua Fungsi

Kebutuhan furnitur di ruang terbatas tentu untuk menyediakan lebih dari satu fungsi. Contoh simpel, sebuah kotak kayu yang berfungsi sebagai tempat simpan dan juga meja. Tambahkan pengait di samping rak buku untuk meningkatkan fungsinya. Pilih sofa yang bisa dilebarkan untuk menjadi ranjang tambahan.

7. Gunakan Dinding dan Sudut Ruang

Di rumah kecil maksimalkan dinding untuk ruang simpan vertikal. Lihat juga sudut-sudut ruang sebagai bonus untuk meletakkan meja kerja portabel atau rak buku.

8. Kreatif di Dapur

Rumah kecil menjadi sangat menantang ketika mengatur dapur. Koleksi alat masak yang besar-besar dan banyak tentu harus dikurangi. Bisa juga kita mengaturnya dalam rak-rak yang tersembunyi dalam kabinet dapur.

Kitchen set menyambung dengan rak dan meja kerja

9. Maksimalkan Cahaya Alami

Satu langkah mudah membuat ruang kecil terasa besar, dengan memaksimalkan cahaya alami. Manfaatkan jendela untuk memasukkan sinar matahari pagi ke dalam ruangan. Jika tak cukup banyak jendela di rumah, pasang cermin dekoratif di seberang jendela untuk mendapatkan efek cahaya. Menciptakan area duduk di bawah jendela juga bisa menambah kehangatan rumah kecil.

10. Menikmati Ruang Luar

Meskipun tinggal di kota yang penuh dengan hutan beton, menikmati ruang luar akan mengurangi stres tinggal di rumah kecil. Jika memungkinkan, pertimbangkan membuat teras kecil, balkon, atau dek yang terbuka di rumah.