Merosot Optimisme Kaum Menengah Atas Terhadap Prospek Penghasilannya
Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap optimis.
Tercermin dari Indek Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 sebesar 129,7, hampir tidak berubah dibanding IEK bulan sebelumnya sebesar 129,6.
IEK Mei 2026 meningkat amat tipis, didorong optimisme ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan ekspektasi kegiatan usaha, yang masing-masing tercatat sebesar 128,1 dan 124,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 127,7 dan 124,1.
Sementara ekspektasi penghasilan masih tercatat di level optimis dengan indeks 136,5, tapi sedikit lebih rendah dibandingkan n bulan sebelumnya sebesar 136,9.
Kaum menengah atas (pengeluaran Rp4,1-5 juta) dan kaum atas (pengeluaran >Rp5 juta) paling merosot optimisme ekspektasinya, dengan indeks 134 dan 138,2 dibanding 141,4 dan 141,1 pada bulan sebelumnya.
Sebaliknya, kaum bawah (pengeluaran Rp1-2 juta), menengah bawah (pengeluaran 2,1-3 juta), dan menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta) hanya menurun tipis optimisme ekspektasinya terhadap penghasilan ke depan, masing-masing dengan indeks 128,1, 131,6 dan 133,9 dibanding 129,2, 132,8 dan 134,6 pada April 2026. .
Baca juga: Kian Merosot Ekspektasi Konsumen Terhadap Prospek Ekonomi, Kendati Masih Optimis
Meningkatnya optimisme terhadap prospek ekonomi ke depan, membuat ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja juga naik.
Kenaikan terjadi pada mayoritas tingkat pendidikan, dengan kenaikan optimisme tertinggi pada lulusan akademi/diploma dan pascasarjana dengan indeks 137,1 dan 132,1 dari April 2026 sebesar 125 dan 122,5. Yang merosot optimisme ekspektasinya terhadap lapangan kerja hanya lulusan SMA dari 126 menjadi 122,7.
Sementara untuk ekspektasi kegiatan usaha 6 bulan ke depan, mayoritas kelompok mengalami peningkatan optimisme, dengan peningkatan tertinggi pada kaum atas dengan indeks 130,4 dari bulan sebelumnya 128,6.
Hanya kaum menengah atas yang melorot optimisme ekspektasinya dengan indeks 124,7 dari bulan sebelumnya 129,2. Juga menurun optimisme ekspektasi kegiatan usaha pada kaum menengah, namun penurunannya amat tipis dari indeks 118,4 menjadi 118,1.