Minggu, Agustus 2, 2026
HomeBerita PropertiSemester II Paradise Indonesia Raih Laba Rp141,98 Miliar, 70 Persen Recurring Income

Semester II Paradise Indonesia Raih Laba Rp141,98 Miliar, 70 Persen Recurring Income

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester pertama tahun 2026. Di periode ini, Paradise Indonesia berhasil membukukan laba yang positif sebesar Rp141,98 miliar.

Menurut Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia Surina, dari sisi pendapatan pada periode semester pertama 2026 perusahaan berhasil mencatatkan perolehan mencapai Rp858,14 miliar dengan kontribusi utama berasal dari segmen komersial.

“Jadi pada tahun ini kami menargetkann pertumbuhan mencapai 510 persen dengan dukungan beroperasinya 23 Semarang Shopping Center dan optimalisasi kinerja portofolio aset eksisting kami. Target ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang telah ditetapkan manajemen,” ujarnya melalui siaran pers Minggu (2/8).

Dengan capaian ini Paradise Indonesia berhasil mencatatkan performa bisnis yang solid dan itu tercermin dari perolehan laba yang positif. Di sisi lain kontribusi dari proyek baru yang mulai beroperasi juga turut memperkuat kinerja portofolio aset yang telah ada.

Sepanjang periode ini, kinerja segmen komersial terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan kenaikan sebesar 23 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan tersebut didukung oleh tambahan kontribusi dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai beroperasi pada kuartal ketiga 2025 sehingga turut memperkuat porsi recurring income perusahaan yang mencapai 71 persen.

Surina menambahkan, fokus perusahaan bukan sekadar pada pertumbuhan tapi juga pada kualitas pendapatan. Oleh karenaitu Paradise Indonesia menargetkan recurring income akan tetap memberikan kontribusi sebesar 70 persen sepanjang tahun 2026 ini.

Baca juga: Triwulan I 2026 INPP Berbalik Raih Laba Bersih Rp44 Miliar

Keberhasilan perusahaan dalam menjalankan berbagai inisiatif efisiensi operasional turut menopang peningkatan kinerja tersebut. Hal ini tercermin dari EBITDA yang tumbuh 11 persen (yoy) menjadi Rp265,12 miliar yang menunjukkan efektivitas strategi operasional yang diusung perusahaan.

“Ketahanan kinerja bisnis perusahaan juga tidak terlepas dari strategi dfiversifikasi bisnis yang kami lakukan melalui berbagai portofolio properti yang ada. Kontribusi pendapatan berasal dari berbagai segmen, artinya tidak hanya bergantung pada satu lini bisnis tapi portofolio mixed-use yang menjadi keunggulan kompetitif karena setiap lini bisnis bisa saling melengkapi dan itu yang menjaga pertumbuhan dan profitabilitas,” beber Surina.

Baca juga: INPP: Hotel Bintang 4 dan 5 Tidak Terpengaruh Gejolak Global, Tapi Justru Diuntungkan

Hingga saat ini, Paradise Indonesia terus memperluas proyek strategis di berbagai kota yang potensial. Paradise Indonesia juga terus mendorong revitalisasi berbagai aset untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pendapatan yang memungkinkan perusahaan mempertahankan kinerja bisnis yang berkelanjutan di tengah berbagai dinamika bisnis.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini