Sabtu, September 26, 2026
HomeBerita PropertiBukan Sekadar Pameran Desain, IDW 2026 Ajak Pengunjung Jelajahi PIK

Bukan Sekadar Pameran Desain, IDW 2026 Ajak Pengunjung Jelajahi PIK

Ada yang menarik dari penyelenggaraan ajang Indonesian Design Week (IDW) 2026 di Indonesia Design District (IDD) PIK 2. Pengunjung juga akan diajak menjelajahi desain, budaya dan kreativitas di berbagai destinasi kawasan PIK, mulai dari Pantjoran PIK, Central Market PIK, By The Sea PIK, Batavia PIK, Land’s End PIK2, hingga Orange Groves PIK2.

Berlangsung hingga 27 September 2026, IDW tahun ini mengusung tema “Collective Culture” yang mengajak publik melihat desain sebagai bagian dari kehidupan yang tumbuh melalui keberagaman perspektif, kolaborasi, dan komunitas.

Dalam rangkaian berbagai aktivitas menarik, IDW 2026 menghadirkan The Second Life of Plastic Waste di ALOHA PIK2. Program ini mengangkat isu pengolahan limbah plastik melalui seni, desain, edukasi, serta inovasi berkelanjutan sekaligus mengajak pengunjung melihat potensi baru dari material yang selama ini dianggap sebagai limbah.

Selain itu, IFFINA 2026 juga hadir sebagai salah satu destinasi menarik bagi para pecinta desain di Hall 2–3A NICE PIK2 yang menghadirkan lebih dari 100 exhibitor, mempertemukan berbagai pelaku industri di bidang furniture, hospitality, home living, workspace, craft, hingga custom furniture.

Semangat tersebut diterjemahkan melalui rangkaian program yang mencakup warisan budaya, keberlanjutan, fesyen, gaya hidup, rekreasi, hingga keterlibatan komunitas. Perluasan lokasi penyelenggaraan juga menghadirkan pengalaman yang berbeda di setiap destinasi, sekaligus memperlihatkan bagaimana desain dapat hadir dan berinteraksi dengan ruang, budaya, serta masyarakat.

Dengan prinsip “Crafted in Collaboration, Curated by Culture, and Built Through Diversity”, IDW 2026 mempertemukan desainer, arsitek, seniman, institusi, pelaku usaha, mahasiswa, dan komunitas. Seluruh rangkaian program terbagi dalam tiga pilar utama, yaitu Main Highlights, Experience Programs, serta Community and Supporting Events.

Dalam penyelenggaraannya tahun ini, Bank Mandiri turut hadir di IDW sebagai Official Banking Partner, dengan semangat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui solusi finansial dan pembayaran terintegrasi. Hal ini dinilai sejalan dengan semangat HUT ke-28 Bank Mandiri, “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia.”

Selama IDW 2026, Bank Mandiri turut menghadirkan berbagai penawaran eksklusif, mulai dari cashback dan voucher, rewards bagi nasabah baru Mandiri Prioritas, welcome benefit kartu kredit hingga Rp1,5 juta, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, serta e-coupon hingga Rp250.000 di tenant yang berpartisipasi.

Baca juga: Pameran Material, Hardware, dan Furnitur Jadi Satu di NICE PIK 2

Salah satu daya tarik utama IDW tahun ini adalah SaloneSatellite Permanent Collection Exhibition, yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, koleksi tersebut dipamerkan di Indonesia, memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat perjalanan hampir tiga dekade desain kontemporer melalui karyakarya para desainer muda dari berbagai belahan dunia.

Sebanyak 55 karya dari total 415 objek dalam SaloneSatellite Permanent Collection ditampilkan dalam pameran ini. Koleksi tersebut memperlihatkan perjalanan sebuah gagasan desain, mulai dari prototipe karya desainer muda hingga berkembang menjadi produk massal, masuk ke dalam koleksi museum, dan bahkan menjadi ikon desain kontemporer.

Jakarta menjadi destinasi internasional ketiga bagi SaloneSatellite Permanent Collection, setelah Hong Kong pada 2024 dan Paviliun Italia dalam Expo 2025 Osaka. Pameran di IDD PIK2 juga menjadi pemberhentian pertama dalam tur internasional terbaru Salone del Mobile.Milano.

Kehadiran SaloneSatellite Permanent Collection di Jakarta melanjutkan hubungan yang telah dibangun IDD PIK2 di panggung desain internasional. Pada April 2026, IDD PIK2 menghadirkan IDD Pavilion di Salone del Mobile.Milano melalui partisipasi dalam SaloneSatellite dan pameran Skilled Craftsmanship + Innovation.

Partisipasi tersebut memperkenalkan desain kontemporer Indonesia sekaligus kekayaan material dan keahlian lokal dalam mengolah rotan, kayu, tenun, logam, dan keramik. Kini, hubungan tersebut berlanjut di Jakarta melalui kehadiran Permanent Collection untuk pertama kalinya di Indonesia.

“Semangat untuk terus beradaptasi menjadi landasan dalam setiap langkah IDD PIK2. Indonesia Design Week bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah ekosistem dinamis yang secara aktif mempertemukan desainer, merek, pelaku manufaktur, dan institusi di Indonesia. Melalui ekosistem ini, kami ingin mengembangkan potensi lokal sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia di panggung global,” ujar Ipeng Widjojo, CEO IDD PIK2 dikutip dari siaran pers Jumat (25/9).

Baca juga: AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living Rilis A Collection Proven at Home

Selain SaloneSatellite Permanent Collection Exhibition, Main Highlights menghadirkan sejumlah program utama, mulai dari pameran desain kurasi, Design Experience Installations, dan Design Talks hingga ICAD By The Bay.

Berkolaborasi dengan Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD), sejumlah toko desain di IDD PIK2 akan bertransformasi menjadi galeri seni temporer yang mempertemukan seni kontemporer dengan desain dan ruang komersial. ICAD By The Bay juga menghadirkan Pop-Up Merchandise yang menampilkan kekayaan intelektual pilihan dari kreator lokal, hasil kurasi EKRAF, ICAD, dan IDW.

Beranjak dari ruang pameran, Experience Programs mengajak pengunjung berinteraksi lebih dekat dengan kriya, desain, fesyen, dan kreativitas Indonesia. Artisan Alley menghadirkan produk siap ekspor, merek kriya baru, serta karya perajin dan kreator dari berbagai daerah melalui kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian dan Indonesia Design Development Center. Selain itu, ekspresi fesyen dan budaya juga hadir melalui Jember Fashion Carnaval (JFC), yang membawa kekayaan budaya Indonesia ke dalam pertunjukan fesyen dan seni bersama Batavia Tales.

Sementara itu, Community and Supporting Events membuka ruang untuk belajar dan berinteraksi melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif. Melalui IDD Insight Trip, mahasiswa, profesional, dan komunitas kreatif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun mancanegara diajak menjelajahi pameran, instalasi, dan showroom di IDD PIK2. Berbagai lokakarya kreatif, aktivitas tenant, serta kolaborasi merchandise bersama perajin dan jenama kreatif Indonesia turut melengkapi rangkaian kegiatan.

Baca juga: Vinoti Living dan Amanda Hartanto Hadirkan Ruang Setaman

Adityo Ramadhan Dharmanto, Marketing Communication Deputy Department Head IDD PIK2 mengatakan, perluasan lokasi penyelenggaraan IDW 2026 merupakan bagian dari upaya mendekatkan pengalaman desain kepada masyarakat melalui berbagai ruang di kawasan PIK.

“Tahun ini kami ingin IDW berkembang melampaui satu destinasi dan menjadi sebuah pengalaman yang dapat dieksplorasi di berbagai kawasan di PIK. Dengan memperluas penyelenggaraan ke sejumlah destinasi gaya hidup dan budaya, kami mengajak masyarakat melihat dengan cara yang berbeda bagaimana desain hadir dalam kehidupan sehari-hari, ruang publik, dan komunitas,” tandasnya.

Pada akhirnya, IDW 2026 mengajak publik menjelajahi PIK melalui berbagai pengalaman yang mempertemukan desain, budaya, dan kreativitas dari karya desainer internasional hingga kekayaan kreatif Indonesia. Setiap destinasi menghadirkan cerita dan perspektif yang berbeda, menjadikan PIK sebagai ruang untuk melihat bagaimana desain hadir dan berinteraksi dengan kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Ekonomi

Sungguh Berat Tantangan Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Indonesia bermimpi menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi. Salah...

Ekonomi Global Belum Kuat, Ekonomi Domestik Masih Perlu Didorong

Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, 22-23 September 2026,...

Berita Terkini