Senin, September 28, 2026
HomeBerita PropertiMenara Astra Jadi Pelopor Penerapan Optimasi HVAC Otomatis di Jakarta

Menara Astra Jadi Pelopor Penerapan Optimasi HVAC Otomatis di Jakarta

Menara Astra, gedung perkantoran premium di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, besutan Astra Property, menandatangani perjanjian penerapan teknologi AI optimisasi sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) otomatis dari BTune di Jakarta, Senin (28/9/2026).

HVAC adalah sistem teknologi yang digunakan untuk mengatur suhu, kelembapan, sirkulasi, dan kualitas udara di dalam ruangan atau bangunan.

Perjanjian ditandatangani Director PT Menara Astra Frans Surjadi, Managing Director PT Collires International Indonesia Mike Broomel, dan President Director PT Menara Astra Wibowo Moeljono.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan solusi keberlanjutan yang praktis bagi sektor properti komersial, Colliers Indonesia memperkenalkan BTune dan konsep optimasi HVAC otomatis kepada Menara Astra.

BTune adalah solusi komprehensif untuk meningkatkan efisiensi energi pada bangunan. Teknologi ini terhubung dengan Building Management System (BMS) atau Building Automation System (BAS) yang sudah ada di gedung, kemudian secara berkelanjutan mengoptimalkan pengaturan sistem HVAC guna menyeimbangkan kenyamanan penghuni, efisiensi energi, dan kinerja operasional gedung.

Di Indonesia, BTune diwakili oleh PacRim PropTech. Perusahaan teknologi properti (property technology/PropTech) yang berfokus pada percepatan transformasi digital di sektor real estat Indonesia.

Melalui platform berbasis cloud, PacRim mendukung pemilik dan pengelola bangunan dalam meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, serta keberlanjutan pada berbagai jenis pengembangan properti, termasuk gedung komersial, hunian, dan kawasan mixed-use (fungsi campuran).

Baca juga: Vending Machine Mainan Pertama di Indonesia Pop Mart Roboshop, Buka di Menara Astra

Perjanjian yang diteken Astra Property dan Colliers menandai implementasi pertama solusi tersebut di gedung komersial di Jakarta, dalam hal ini Menara Astra.

BTune terhubung dengan BMS atau BAS yang digunakan Menara Astra, dan secara berkelanjutan melakukan penyesuaian pengendalian HVAC secara real-time.

Teknologi ini dirancang untuk mengurangi konsumsi energi sekaligus mempertahankan lingkungan yang nyaman bagi penghuni gedung.

Solusi diimplementasikan melalui infrastruktur gedung yang telah tersedia, dengan memberikan penawaran berupa:

Tidak memerlukan penambahan peralatan HVAC
Tidak memerlukan pemrograman ulang sistem secara menyeluruh
Gangguan yang minimal terhadap operasional gedung yang sedang berlangsung
Optimisasi HVAC secara berkelanjutan berdasarkan kondisi operasional real-time
Identifikasi dan penyelesaian isu kinerja HVAC yang lebih cepat
Tanpa kebutuhan investasi awal (model bebas capex), dengan implementasi yang didasarkan pada model penghematan berbasis kinerja (performance-linked savings model)

Menurut Wibowo Muljono, sistem HVAC menyumbang porsi yang signifikan terhadap penggunaan energi di gedung komersial, sehingga pengoperasian yang lebih efisien menjadi prioritas penting bagi Menara Astra.

“Kami terus berfokus pada pengurangan jejak karbon sekaligus meningkatkan kinerja operasional dan kenyamanan penghuni. Penerapan BTune mencerminkan komitmen kami dalam memanfaatkan teknologi yang praktis dan inovatif dalam mengoperasikan Menara Astra secara lebih efisien dan berkelanjutan,” katanya dikutip dari keterangan Colliers Indonesia.

Di Menara Astra, BTune akan secara berkelanjutan memantau dan mengoptimalkan kinerja HVAC melalui sistem yang sudah ada.

Berdasarkan cakupan awal proyek, implementasi ini diharapkan dapat menghasilkan penghematan energi rata-rata 10-20 persen, sekaligus menurunkan emisi karbon dan biaya operasional.

Dalam berbagai implementasinya, BTune mencatat sejumlah hasil berikut:
Rata-rata penurunan konsumsi energi keseluruhan gedung sebesar 18 persen.
Pengurangan waktu penelusuran dan identifikasi gangguan HVAC sebesar 30-50 persen.
Peningkatan kinerja HVAC tanpa adanya penggantian peralatan yang sudah ada.
Kenyamanan penghuni yang lebih konsisten melalui optimasi berkelanjutan.

Baca juga: Astra Property Resmikan Gedung Perkantoran Premium Ramah Lingkungan Arumaya Financial Center

Mike Broomell menyampaikan, Colliers Indonesia berkomitmen menghadirkan solusi keberlanjutan yang memberikan manfaat operasional dan lingkungan yang terukur bagi pemilik properti.

Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi sektor properti komersial Jakarta, karena menunjukkan bagaimana gedung perkantoran modern memanfaatkan teknologi cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi tanpa mengorbankan kenyamanan penghuni dan keunggulan operasional.

“Kami bangga dapat memperkenalkan BTune dan membantu mewujudkan kolaborasi ini,” ujar Mike. BTune dirancang untuk gedung yang disewakan atau ditempati sendiri, yang telah dilengkapi BMS atau BAS.

Kesepakatan ini mencerminkan makin pentingnya manajemen gedung berbasis data (data-driven building management) dalam pasar properti komersial Indonesia.

Seiring meningkatnya perhatian penyewa, pemilik, dan investor terhadap kinerja keberlanjutan, teknologi optimasi otomatis menjadi solusi praktis untuk mengurangi konsumsi energi, menekan emisi karbon, serta meningkatkan nilai dan kinerja aset dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Ekonomi

Mudahkan Aktivitas Bisnis UMKM, Bank Mandiri Perkuat Platform Livin’ Merchant

Dalam aktivitas bisnis, kemudahan merupakan hal penting dan harus...

Sungguh Berat Tantangan Indonesia Memacu Pertumbuhan Ekonomi

Indonesia bermimpi menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi. Salah...

Ekonomi Global Belum Kuat, Ekonomi Domestik Masih Perlu Didorong

Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, 22-23 September 2026,...

Berita Terkini