Rabu, Juli 29, 2026
HomeBerita PropertiSeoul Jakarta Plastic Surgery Hadir di D-HUB SEZ BSD City

Seoul Jakarta Plastic Surgery Hadir di D-HUB SEZ BSD City

Tren wisata medis ke Korea Selatan terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, termasuk di kalangan wisatawan asal Indonesia. Data Korea Tourism Organization (KTO) mencatat jumlah wisatawan medis asal Indonesia pada tahun 2023 mencapai sekitar 6.449 orang, meningkat hingga sekitar 10.000 orang pada tahun 2024 (tumbuh hampir 75 persen).

Untuk menjawab tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan dan bedah estetika Korea Selatan, Seoul Jakarta Plastic Surgery resmi hadir di Biomedical Campus, BSD City.

Mengusung konsep “Korean Beauty Without Distance”, klinik ini menghadirkan dokter spesialis, teknologi medis, dan standar pelayanan autentik Korea Selatan tanpa masyarakat harus bepergian ke luar negeri.

Seoul Jakarta Plastic Surgery menghadirkan tim dokter spesialis bedah plastik senior asli Korea Selatan yang menetap dan berpraktik di Indonesia yang telah berpengalaman menangani berbagai prosedur estetika di tingkat internasional.

Grand Opening Seoul Jakarta Plastic Surgery berlangsung di Biomedical Campus, BSD City awal pekan ini, yang dihadiri oleh Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Elisa Husin, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia Qori Haly, Chief of Property Management D-HUB SEZ Sandra Kosasih, serta jajaran pimpinan perusahaan lainnya.

Menurut Elisa, keberadaan fasilitas ini untuk menghapus batasan jarak bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kualitas bedah plastik terbaik khas Korea dengan hasil yang natural dan di Seoul Jakarta Plastic Surgery digabungkan keahlian dokter Korea berpengalaman lebih dari dua dekade dengan teknologi medis terkini.

“Adapun pemilihan lokasi di Biomedical Campus BSD City menjadi nilai strategis bagi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan estetika berstandar internasional dan menjadi pusat destinasi medical tourism baru yang menawarkan akses mudah dan infrastruktur modern,” ujarnya melalui siaran pers Rabu (29/7).

Baca juga: Bundamedik Hadir di KEK ETKI BSD City Kembangkan Ekosistem Kesehatan

Chief Operations (COO) of D-HUB SEZ Lindawaty Chandra menambahkan, sangat menyambut baik kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan bertaraf internasional di D-HUB SEZ dan kehadiran klinik ini semakin memperkuat D-HUB SEZ sebagai destinasi yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, riset, dan inovasi dalam satu ekosistem.

“Kami berharap investasi ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berstandar internasional, tetapi juga mendorong berkembangnya medical aesthetic tourism serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan di tingkat regional,” katanya.

Seoul Jakarta Plastic Surgery dilengkapi dengan teknologi medis generasi terbaru seperti endoskopi canggih yang memungkinkan prosedur dilakukan melalui sayatan minimal sehingga mempercepat proses pemulihan pasien.

Selain itu, tersedia fasilitas 3D CT scan untuk pemetaan anatomi secara menyeluruh sebelum tindakan operasi sehingga dokter dapat menyusun perencanaan bedah yang lebih akurat dan personal.

Klinik ini juga menghadirkan layanan customized implant yang dirancang sesuai struktur anatomi unik setiap pasien, serta fasilitas hyperbaric chamber atau terapi oksigen bertekanan tinggi untuk membantu mengoptimalkan proses penyembuhan pascaoperasi.

Baca juga: D-Hub Special Economic Zone di BSD City Sudah Tarik Investasi Rp1,4 Triliun

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi Teknologi Kesehatan Internasional Banten atau yang dikenal dengan D-HUB SEZ merupakan KEK pertama di Indonesia yang secara khusus berfokus pada pengembangan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan.

Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan institusi pendidikan, rumah sakit, pusat riset, perusahaan teknologi, hingga pelaku industri kesehatan dalam satu lingkungan yang kolaboratif.

Melalui berbagai insentif investasi, kemudahan regulasi, serta infrastruktur modern yang terintegrasi dengan jaringan transportasi nasional, D-HUB SEZ diharapkan mampu menarik investasi global, mempercepat alih teknologi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi dan layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan Asia.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini