Senin, Oktober 5, 2026
HomeBankPerlu Strategi dan Wealth Preservation Hadapi Hidden Inflation

Perlu Strategi dan Wealth Preservation Hadapi Hidden Inflation

Kenaikan biaya hidup kerap dikaitkan dengan naiknya harga barang dan jasa secara umum. Hal ini membuat ada tantangan finansial yang kian kompleks khususnya dengan adanya hidden inflation yang kerap luput dari perhatian.

Hidden inflation sendiri merupakan kondisi saat harga barang tetap atau naik tetapi ukuran, volume, atau isi produk dikurangi secara diam-diam. Situasi inflasi tersembunyi ini merujuk pada lonjakan biaya masa depan yang meningkat jauh lebih cepat daripada angka inflasi umum, makanya kondisi ini juga kerap disebut sebagai shrinkflation atau penyusutan.

Bukan sekadar harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan tetapi juga biaya pendidikan, biaya kesehatan, hingga perubahan gaya hidup yang ikut menggeser standar kebutuhan masyarakat. Perubahan tersebut berlangsung secara bertahap namun dampaknya langsung terasa pada daya beli dalam jangka panjang.

Situasi ini tentunya berdampak pada bagaimana cara masyarakat menjalankan perencanaan finansialnya yang juga ikut berubah. Dulu, perencanaan finansial keluarga cenderung fokus pada beberapa tujuan utama: memiliki rumah, dana pendidikan anak, persiapan pension.

Kini, prioritas finansial semakin berkembang seiring meningkatnya aspirasi dan tahapan kehidupan, mulai dari mengembangkan bisnis dan aset, mendukung pendidikan anak, menjaga kualitas hidup, membantu orang tua, hingga mempersiapkan legacy bagi generasi berikutnya.

Fenomena sandwich generation juga membuat kebutuhan untuk mempersiapkan seluruh tujuan finansial secara bersamaan menjadi semakin relevan. Di sisi lain, perubahan karier, sumber penghasilan, dan gaya hidup membuat perjalanan finansial setiap individu semakin personal dan tidak lagi linear.

Seseorang dapat memiliki bisnis sekaligus pekerjaan profesional, membangun aset di beberapa instrumen, atau memiliki berbagai prioritas yang berubah seiring fase kehidupan. Kondisi ini membuat perencanaan keuangan tidak cukup hanya berorientasi pada satu tujuan tetapi perlu memberikan ruang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan yang dapat muncul di masa depan.

Baca juga: Nutrisi Finansial Perlu Diracik, Simak Strateginya Dari Bank BCA

Mengutip laman resmi Bank BCA Senin (5/10), situasi ini membutuhkan wealth preservation dan penerapan strategi yang semakin penting. Di tengah kian kompleksnya kebutuhan finansial, strategi wealth preservation menjadi semakin relevan karena setelah kekayaan dibangun, tantangan berikutnya adalah menjaga nilai kekayaan tersebut, melindungi rencana yang telah dipersiapkan, serta memastikan fleksibilitas finansial untuk menghadapi berbagai kebutuhan keluarga di masa depan.

Fleksibilitas tersebut dapat dibangun melalui kombinasi pengelolaan aset dan investasi yang adaptif dengan instrumen perlindungan yang sesuai kebutuhan, termasuk asuransi jiwa sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang menyeluruh. Dengan pendekatan ini, individu dapat mempersiapkan berbagai kebutuhan sekaligus menjaga keberlanjutan rencana finansial tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga keluarga.

Baca juga: Wealth Journey Bisa Dimulai dari Sekarang, Banyak Mudahnya dengan OCBC Mobile

Pada akhirnya, menghadapi hidden inflation bukan soal bagaimana cara untuk menghindarinya melainkan tentang mempersiapkan kondisi finansial yang mampu beradaptasi terhadap perubahan. Perencanaan yang fleksibel dan menyeluruh menjadi fondasi untuk menjaga nilai kekayaan sekaligus mendukung berbagai tujuan finansial di masa depan.

Untuk kebutuhan ini bisa didiskusikan bersama Financial Advisor BCA Life di berbagai cabang Bank BCA terdekat. Dengan berkonsultasi, kitab isa mendapatkan perspektif mengenai strategi wealth preservation yang sesuai dengan kebutuhan finansial pribadi maupun keluarga.

Berita Terkait

Ekonomi

Insentif PPN DTP untuk Sektor Perumahan Diperpanjang Hingga 2027

Pemerintah menegaskan kembali komitmennya memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai...

Airlangga: Ekonomi Kita Tetap Tangguh. Inflasi Terjaga, Manufaktur Ekspansi, Surplus Neraca Dagang Berlanjut

Tiga indikator makroekonomi yang dirilis, Kamis (1/10/2026), menunjukkan, perekonomian...

Supaya Ekonomi 2027 Tumbuh Tinggi, Pemerintah Siapkan Sejumlah Program Penguatan Daya Beli

Perekonomian Indonesia terus diperkuat melalui berbagai kebijakan yang diarahkan...

Inflasi Dekati Kisaran Sasaran, BI Bilang Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi Indeks Harga Konsumen...

Berita Terkini