Senin, Oktober 12, 2026
HomeBerita PropertiMenteri PKP-Menteri ESDM Bahas Perumahan Terintegrasi PLTS, Meikarta Salah Satu Pilot Project

Menteri PKP-Menteri ESDM Bahas Perumahan Terintegrasi PLTS, Meikarta Salah Satu Pilot Project

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) membahas pengembangan kawasan perumahan terintegrasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dalam pertemuan dengan Menteri Eneregi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Jakarta akhir pekan lalu.

Pertemuan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dalam mengembangkan kawasan hunian modern yang terintegrasi dengan infrastruktur energi bersih dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Sejumlah wilayah strategis, mulai dari Maluku Utara hingga kawasan industri di Pulau Jawa, dibahas sebagai lokasi potensial untuk pengembangan proyek percontohan perumahan terintegrasi PLTS tersebut.

Menurut Menteri Maruarar, penyediaan perumahan ke depan perlu dirancang secara terintegrasi sejak tahap awal pengembangan sebuah kawasan industri. Dengan demikian, kebutuhan hunian para pekerja di kawasan dapat dipersiapkan secara terencana, didukung infrastruktur yang memadai, serta berdekatan dengan lokasi kegiatan ekonomi.

“Ini lompatan besar yang akan disiapkan kajian dan aturannya dengan percontohan di beberapa tempat. Salah satunya di Maluku Utara (sentra tambang nikel), kawasan-kawasan industri seperti di Tangerang, Bekasi, termasuk Meikarta,” kata Menteri PKP melalui keterangan dikutip, Senin (12/10/2026).

Baca juga: Ondusolar Tile Atap Sekaligus Pembangkit Listrik

Pengembangan perumahan berbasis PLTS juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi bersih dalam pembangunan permukiman.

Integrasi sektor perumahan dengan infrastruktur energi diharapkan mendukung pengembangan kawasan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem industri nasional.

Arah kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Maluku Utara, untuk meresmikan 11 proyek hilirisasi nikel dan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, Kamis (8/10/2026), di Weda Bay Industrial Park (IWIP), Menteri PKP turut mendampingi.

Tujuannya mengkaji penyediaan hunian pekerja sebagai salah satu aspek penting yang perlu direncanakan bersamaan dengan pengembangan kawasan industri.

Baca juga: Era Pembangkit Listrik Mandiri di Rumah

Kolaborasi pemerintah dengan investor diharapkan memastikan kebutuhan perumahan telah diperhitungkan sejak tahap perencanaan, sehingga pembangunan hunian pekerja berjalan selaras dengan perkembangan investasi dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Kementerian PKP akan mematangkan kajian teknis dan regulasi yang diperlukan untuk mendukung implementasi program perumahan terintegrasi PLTS ini.

Pembahasan selanjutnya akan difokuskan pada aspek regulasi, kesiapan lahan, serta skema pembiayaan agar proyek percontohan dapat direalisasikan secara terukur dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ekonomi

Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Berkurang

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan,...

Menkeu: Penerimaan Negara On Track, Tapi Harus Ditingkatkan untuk Menutup Subsidi BBM

Hingga 30 September 2026 realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.341,5...

Menkeu: Hingga Triwulan III Kinerja Fiskal Terjaga, APBN Kredibel

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 hingga...

Berita Terkini