Kemacetan Jakarta Diperkirakan Dapat Teratasi Dengan ERP
Tingkat kemacetan di sejumlah jalan raya di wilayah DKI Jakarta diperkirakan dapat teratasi dengan penerapan konsep jalan berbayar (electronic road pricing/ERP) karena mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di ibukota. “Penerapan ERP merupakan salah satu cara untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak. Harapannya masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum massal,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/3).
Menurut dia, pemerintah pusat akan segera menerapkan ERP dan sebagai proyek percontohan selain akan diterapkan di DKI Jakarta juga di kota Surabaya. Ia mengemukakan, percepatan penerapan ERP merupakan salah satu rekomendasi dalam Sidang Anggota ke-12 Dewan Energi Nasional di Kantor Kemenhub, Maret 2014. “Jalan-jalan mana yang akan di terapkan ERP di DKI Jakarta dan Surabaya nantinya pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemda setempat,” ujarnya.
Namun, ia memaparkan bahwa jalan yang akan diberlakukan ERP adalah jalan-jalan protokol yang sering dilewati kendaraan dan mengakibatkan kemacetan. Di Jakarta kemungkinannya diterapkan di Jl Jend Sudirman, Jl MH Thamrin, dan dapat diperluas hingga Jl Hayam Wuruk. “Kami koordinasikan dengan Pemda DKI Jakarta. Apakah mulai dari luar atau cukup di dalam (tengah kota),” ucapnya, seperti dikutip Antara.
Menurut Suroyo, jika pemerintah bisa menerapkan ERP di beberapa titik jalan protokol, energi yang berkurang akan sangat banyak. Selain itu, dana yang masuk dari penerapan ERP juga harus digunakan untuk kepentingan trasportasi seperti perbaikan angkutan umum massal, bukan untuk membiayai proyek lain.
Ia mengingatkan sebelum ERP diberlakukan pemerintah pusat dan daerah harus melakukan persiapan matang mencakup kesiapan sarana, prasarana, dan infrastruktur. ERP merupakan sistem dimana setiap kendaraan dipasangi alat yang akan terdeteksi manakala kendaraan tersebut melintas di jalan-jalan tertentu. Negara pertama yang menerapkan ERP adalah Singapura 1998, lalu Kanada, Inggris, Swedia, dan Uni Emirat Arab. (**)
