Kamis, April 9, 2026
HomeBerita PropertiMRT Jakarta Berbagi Pengalaman di Thailand Rail 2026

MRT Jakarta Berbagi Pengalaman di Thailand Rail 2026

Berbekal pengalaman mengelola transportasi publik modern, PT MRT Jakarta (Perseroda) menjadi pembicara konferensi internasional di 3rd edition Thailand Rail 2026. Menjadi pembicara adalah Direktur Operasional dan Pemeliharaan MRT Jakarta Mega Tarigan yang memaparkan strategi operasional dalam mendukung upaya pertumbuhan berkelanjutan Jakarta.

“MRT Jakarta memiliki empat pilar operasional yang berkelanjutan yang saling berhubungan satu dengan lainnya untuk membentuk masa depan perkotaan yang lebih efisien, resilien, dan layak huni yaitu dengan memastikan service excellence di setiap perjalanan pelanggan, diversifikasi bisnis perusahaan, mengedepankan aspek lingkungan, dan optimalisasi asset lifecycle,” ujar Mega dikutip dari siaran pers Jumat (03/04).

Dalam memberikan pelayanan, MRT Jakarta sangat memperhatikan pengalaman pelanggan termasuk di antaranya keselamatan, keandalan, ketepatan waktu, kemudahan, dan kesetaraan.

Untuk itu terus dilakukan perbaikan yang berkelanjutan atas layanan sambil terus memperhatikan masukan-masukan aktual dari para pelanggan dengan harapan untuk meningkatkan kepuasan serta loyalitas pengguna.

Dalam hal diversifikasi bisnis, MRT Jakarta tidak hanya fokus pada penjualan tiket namun juga pada pendapatan nontiket melalui komersalisasi aset serta bisnis TOD untuk mencapai aspirasi kemandirian demi mengurangi beban subsidi pemerintah.

MRT Jakarta juga telah mengarusutamakan aspek keberlanjutan lingkungan ke dalam operasionalnya dengan cara menerapkan pengelolaan sumber daya secara efisien untuk menghindari dampak buruk terhadap lingkungan dalam jangka waktu panjang.

“Kami juga melakukan optimalisasi asset lifecycle untuk memastikan efisiensi biaya pemeliharaan untuk terus meningkatkan keandalan operasional yang berujung pada kenyamanan pengguna,” imbuhnya.

Baca juga: MRT Jakarta Gandeng World Resources Institute Indonesia Hitung Emisi

Konferensi ini berlangsung di Hotel Le Meridien Bangkok, Thailand pada awal pekan ini. MRT Jakarta menjadi pembicara dengan sejumlah perwakilan dari Kementerian Transportasi Thailand, operator metro dari negara-negara sahabat seperti Thailand, India, Malaysia, peneiliti universitas, dan lembaga konsultan.

Konferensi yang didukung oleh Bricsa Consulting ini menghadirkan peserta dari industri perkeretapian modern perkotaan di Asia, pemangku kebijakan dari beragam lembaga pemerintah, serta investor untuk berdiskusi mengenai potensi kolaborasi untuk memajukan industri perkeretaapian modern perkotaan.

Sejak mulai beroperasi pada tahun 2019, MRT Jakarta telah mengangkut lebih dari 192 juta pelanggan (per Februari 2026) dengan ketepatan waktu 99,93 persen. Meskipun baru beroperasi dengan 16 kilometer dan 16 rangkaian kereta, kehadiran mass rapid transit di Jakarta telah terbukti mengubah pola mobilitas masyarakat dan menghadirkan budaya tertib dan disiplin yang menjadi kebanggaan baru.

Hingga saat ini MRT Jakarta telah menjadi titik balik penataan kota yang semula mengedepankan kendaraan bermotor menjadi berbasis transportasi publik terintegrasi. Seluruh perubahan yang terlihat di Jakarta telah menunjukkan peran penting sistem perkeretaapian perkotaan modern terhadap pertumbuhan Jakarta sebagai Kota Berkelanjutan.

Kini, MRT Jakarta sedang bersiap untuk melanjutkan “pertumbuhannya” tidak hanya di Jakarta, melainkan ke kota-kota penyangga di sekitarnya sebagai bagian dari upaya tanpa henti mewujudkan dan membangun peradaban megalopolis dengan sistem transportasi publik terintegrasi sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat perkotaan.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini