Rabu, Juli 29, 2026
HomeBerita PropertiMRT Jakarta-BPS Kerjasama Perkuat Data Transportasi Publik

MRT Jakarta-BPS Kerjasama Perkuat Data Transportasi Publik

PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati pengembangan, penyediaan, pemanfaatan data, dan informasi statistik bidang usaha perkeretaapian umum perkotaan. Perjanjian kerja sama (MOU) telah ditandatangani oleh Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta pekan ini.

“Saat ini data memegang peran penting dan strategis dalam pengambilan kebijakan. Karena itu kesepakatan kerja sama dengan BPS menjadi langkah penting dalam mendukung perencanaan dan analisis mobilitas masyarakat,” ujar Tuhiyat dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Jumat (12/6).

Kemitraan strategis ini diarahkan untuk menghasilkan berbagai langkah nyata dalam bentuk studi bersama, integrasi data, maupun pengembangan dashboard hingga analisis bersama. Sementara itu Amalia menyebut, kerja sama ini akan menghasilkan data yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui nota kesepahaman ini BPS dan MRT Jakarta sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam bidang penguatan data dan analisis dengan tujuan akhir bersama yaitu menghasilkan statistik resmi negara atau official statistics yang semakin relevan, akurat, dan bermanfaat,” katanya.

Baca juga: MRT Jakarta Gandeng Shenzhen Metro Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit

Memadukan data dari MRT Jakarta dan BPS untuk menciptakan dashboard informasi ini akan memberikan gambaran yang nyata dan komprehensif terkait pola pergerakan penumpang maupun mobilitas warga perkotaan. Kerja sama ini juga bisa menghasilkan official statistic yang relevan dan bermanfaat selain adanya transfer pengetahuan terkait mengelola dan mengolah data transportasi berskala besar.

Nantinya, data-data penting ini bisa membantu operator maupun pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan perencanaan tata ruang dan pengembangan transportasi publik yang presisi karena berbasis data. Kerja sama ini juga menjadi landasan untuk optimalisasi penerapan konsep transit oriented development (TOD).

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini