Rabu, September 9, 2026
HomeBerita PropertiOspek Universitas Ciputra: Mahasiswa Dikasih Modal Rp1 Juta untuk Berdagang

Ospek Universitas Ciputra: Mahasiswa Dikasih Modal Rp1 Juta untuk Berdagang

Universitas Ciputra (UC) Jakarta telah resmi beroperasi dengan fokus untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan pengalaman praktis serta jejaring dunia profesional untuk membawa pendidikan entrepreneurship ke lingkungan yang memiliki karakter ekonomi dan industri yang dinamis.

Uniknya, untuk kegiatan ospek atau di UC Jakarta disebut dengan O-Week (Orientation Week), diselenggarakan kegiatan Selling Day di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan akhir pekan lalu. Dengan event Selling Day, UC Jakarta sedari dini memperkenalkan mahasiswa barunya dengan praktik lapangan.

“Mahasiswa baru itu masih seperti anak SMA yang mentalnya masih duduk di kelas. Kami menerapkan yang berbeda karena sedari awal sudah diperkenalkan berbagai acara yang langsung di lapangan seperti Selling Day ini,” ujar Winarto Poernomo, Vice Campus Director for Operational Affairs UC Jakarta kepada housingestate di acara Selling Day.

Sebelumnya, para mahasiswa UC Jakarta juga telah diajak berkunjung ke berbagai perusahaan besar di program Industry Visit. Semuanya untuk memperkenalkan langsung para mahasiswa dengan aktivitas bisnis yang nyata termasuk melalui event Selling Day.

Selling Day menjadi implementasi kurikulum Real Business Experience untuk menantang ratusan mahasiswa baru merancang, memproduksi, dan memasarkan produk secara langsung. Ini juga untuk memunculkan semangat entrepreneurship yang menjadi budaya di Universitas Ciputra.

Aktivitas Selling Day membuat mahasiswa berpikir dan merancang produk termasuk bagaimana menyiapkan display, re-stock, dan lainnya yang bisa dirasakan langsung. Konsep ini tentunya berbeda kalau diajarkan secara teori saat perkuliahan.

“Aktivitas ini dibagi ke dalam beberapa kelompok yang semuanya menjajakan produk yang berbeda. Kami memberikan modal sebesar Rp1 juta dan setiap mahasiswa bebas berkreasi. Rp1 juta itu sebagai modal yang harus dikembalikan sementara untungnya bisa dibagi di antara kelompoknya,” beber Winarto.

Baca juga: Bukan Sekadar Kuliah, Universitas Ciputra Optimalkan Talenta Mahasiswa

Alicia Isabbel, Mahasiswa UC Jakarta Jurusann Accounting, memasarkan produk dengan brand Re-Cap. Re merupakan inisial untuk penyebutan konsep 3R (reduce, reuse, recycle) atau konsep daur ulang sampah karena produk yang dipasarkan dari material sisa plastic kemasan.

“Setiap hari kita menghasilkan 53 ton sampah dan itu yang menginspirasi kami untuk membuat produk Re-Cap. Material utamanya dari sampah plastik kemasan yang kami proses sendiri mulai dari pencucian, dilelehkan, dicetak, hingga menjadi berbagai produk seperti keychain dan aksesori lainnya,” katanya.

Ditantang untuk membuat produk yang unik dengan harga Rp25 ribu-Rp30 ribu, nyatanya kelompok Alicia bisa mewujudkan produk dengan harga mulai Rp2 ribu hingga yang termahal Rp26 ribu.

Baca juga: Ciputra Melatih Lebih 50 Ribu Calon Enterpreneur

Bukan hanya berhenti di event Selling Day, Alicia dan kelompoknya bahkan kelompok lainnya, meneruskan produknya dengan membuka toko online dan menerima pemesanan untuk produk custom. Bukan hanya merasakan langsung menyiapkan produk, bisa menghasilkan produk dari sampah juga menjadi kebanggaan tersendiri.

“Event di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ini berlangsung dua hari dan pada hari pertama kami sudah break even point (BEP). Sangat senang dengan aktivitas ini karena kita bisa merasakan langsung bagaimana merancang produk, diskusi dengan tim, pokoknya seru,” pungkas Alicia.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini