Senin, Oktober 26, 2026
HomeNewsEkonomiSupaya Penyaluran Bantuan Lebih Efektif, Presiden Minta Masyarakat Punya Rekening, BRI dan...

Supaya Penyaluran Bantuan Lebih Efektif, Presiden Minta Masyarakat Punya Rekening, BRI dan BSI Diminta Siapkan

Pemerintah terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Penguatan akses tersebut juga didorong untuk mendukung pemanfaatan layanan keuangan digital, yang makin terintegrasi dan menjangkau masyarakat lebih luas.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah mehteri bidang ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

“Tadi (dalam rapat) disampaikan, berdasarkan survei (SNLIK 2026) yang dilakukan OJK dan BPS, inklusi dan literasi keuangan masyarakat kita sudah 93,62 persen dan 63,57 persen. Capaian ini sudah positif. Tapi, pemerintah akan terus mendorong peningkatannya, dengan cara makin banyak masyarakat memiliki akses (keuangan formal) sekaligus pemahaman dalam memanfaatkannya secara optimal,” kata Airlangga dikutip dari keterangan Kemenko Perekonomian, Selasa (8/9/2026).

Untuk itu, pemerintah akan mempersiapkan penyediaan rekening bagi masyarakat melalui Bank BRI dan BSI. Dalam pelaksanaannya, data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), akan dipadankan dengan sistem di Bank Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem pembayaran QRIS.

Baca juga: OJK: Hasil Survei Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 Sudah Lampaui Target 2029

Pemanfaatan integrasi data tersebut, diharapkan mendukung penyediaan layanan keuangan yang lebih tepat dan terjangkau bagi masyarakat, selain mempermudah melakukan transaksi sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan dalam aktivitas sehari-hari.

“Gateway system-nya menggunakan QRIS. Ini yang disiapkan agar literasi dan inklusif keuangan kita bisa lebih tinggi. Tentu ke depannya berbagai program (bantuan), nanti akan dikirimkan ke rekening-rekening yang disiapkan untuk masyarakat tersebut,” ungkap Menko Airlangga.

Baca juga: Januari-Juni Pengguna QRIS Bertambah 6,23 Juta Menjadi 65,77 Juta

Ia menambahkan, penguatan inklusi keuangan diharapkan mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah, agar manfaatnya dapat diterima masyarakat secara lebih luas.

Dengan kepemilikan rekening yang makin merata, berbagai program yang ditujukan kepada masyarakat dapat disalurkan secara lebih efektif melalui rekening yang telah disiapkan.

Pemerintah akan terus melakukan koordinasi dan sinergi antarotoritas serta lembaga terkait, guna memastikan perluasan akses rekening, integrasi data, dan penguatan sistem pembayaran, itu berjalan efektif.

Berita Terkait

Ekonomi

Pantau Situasi Pasar Modal, Jasa Marga Siapkan Opsi Buyback Saham

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau situasi pasar...

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini