Selasa, September 8, 2026
HomeNewsEkonomiSupaya Penyaluran Bantuan Lebih Efektif, Presiden Minta Masyarakat Punya Rekening, BRI dan...

Supaya Penyaluran Bantuan Lebih Efektif, Presiden Minta Masyarakat Punya Rekening, BRI dan BSI Diminta Siapkan

Pemerintah terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Penguatan akses tersebut juga didorong untuk mendukung pemanfaatan layanan keuangan digital, yang makin terintegrasi dan menjangkau masyarakat lebih luas.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah mehteri bidang ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

“Tadi (dalam rapat) disampaikan, berdasarkan survei (SNLIK 2026) yang dilakukan OJK dan BPS, inklusi dan literasi keuangan masyarakat kita sudah 93,62 persen dan 63,57 persen. Capaian ini sudah positif. Tapi, pemerintah akan terus mendorong peningkatannya, dengan cara makin banyak masyarakat memiliki akses (keuangan formal) sekaligus pemahaman dalam memanfaatkannya secara optimal,” kata Airlangga dikutip dari keterangan Kemenko Perekonomian, Selasa (8/9/2026).

Untuk itu, pemerintah akan mempersiapkan penyediaan rekening bagi masyarakat melalui Bank BRI dan BSI. Dalam pelaksanaannya, data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), akan dipadankan dengan sistem di Bank Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem pembayaran QRIS.

Baca juga: OJK: Hasil Survei Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 Sudah Lampaui Target 2029

Pemanfaatan integrasi data tersebut, diharapkan mendukung penyediaan layanan keuangan yang lebih tepat dan terjangkau bagi masyarakat, selain mempermudah melakukan transaksi sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan dalam aktivitas sehari-hari.

“Gateway system-nya menggunakan QRIS. Ini yang disiapkan agar literasi dan inklusif keuangan kita bisa lebih tinggi. Tentu ke depannya berbagai program (bantuan), nanti akan dikirimkan ke rekening-rekening yang disiapkan untuk masyarakat tersebut,” ungkap Menko Airlangga.

Baca juga: Januari-Juni Pengguna QRIS Bertambah 6,23 Juta Menjadi 65,77 Juta

Ia menambahkan, penguatan inklusi keuangan diharapkan mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah, agar manfaatnya dapat diterima masyarakat secara lebih luas.

Dengan kepemilikan rekening yang makin merata, berbagai program yang ditujukan kepada masyarakat dapat disalurkan secara lebih efektif melalui rekening yang telah disiapkan.

Pemerintah akan terus melakukan koordinasi dan sinergi antarotoritas serta lembaga terkait, guna memastikan perluasan akses rekening, integrasi data, dan penguatan sistem pembayaran, itu berjalan efektif.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini