Agustus Jumlah Wisman Asal Malaysia yang Naik Whoosh Melesat 42 Persen
Penumpang kereta cepat Whoosh dari kalangan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing, masih didominasi wisman asal Malaysia.
KCIC, operator Whoosh mencatat, sejak awal beroperasi hingga Agustus 2026, Whoosh telah melayani 403.626 penumpang asal Malaysia.
Jumlah itu mencapai 43 persen dari total wisman pengguna Whoosh dalam periode yang sama, yang mencapai sekitar 937 ribuan penumpang.
Mengutip keterangan KCIC, Senin (7/9/2026), pada Agustus 2026 saja, wisman asal Malaysia yang menggunakan Whoosh mencapai 17.759 orang. Meningkat 42,8 persen dibandingkan Juli 2026 yang hanya 12.434 penumpang.
Karena besarnya penumpang asal Malaysia itu, 4-6 September 2026 lalu, KCIC melakukan promosi langsung di Kuala Lumpur dalam ajang MATTA Fair 2026 di Malaysia International Trade & Exhibition Centre (MITEC).
Baca juga: Perjalanan Wisman dengan Kereta Kian Menyebar di 222 Stasiun, di Luar 10 Stasiun Terbesar
Ajang tersebut menghadirkan lebih dari 2.000 booth dari 306 organisasi. Mulai dari agen perjalanan, organisasi pariwisata, maskapai, hotel, resort, hingga berbagai penyedia layanan perjalanan. KCIC hadir di Paviliun Wonderful Indonesia dengan dukungan Kementerian Pariwisata.
Kehadiran agen perjalanan, hotel, serta penyedia paket wisata di MATTA Fair, memberikan kemudahan bagi wisatawan maupun pelaku industri pariwisata Malaysia dalam menyusun perjalanan ke Indonesia.
KCIC memanfaatkan momentum tersebut untuk makin memperkenalkan Whoosh sebagai salah satu pilihan transportasi dalam itinerary wisatawan di Indonesia.
Sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara, Whoosh tidak hanya menghadirkan konektivitas yang cepat dan nyaman antara Jakarta dan Bandung, tapi juga menjadi pengalaman perjalanan tersendiri bagi wisatawan.
Baca juga: Januari-Juni 184 Ribu Turis Asing Gunakan Whoosh, Terbanyak Masih dari Malaysia
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyatakan, tingginya jumlah penumpang asal Malaysia menunjukkan besarnya potensi pasar tersebut bagi Whoosh. Promosi langsung di Kuala Lumpur diharapkan memperluas pengenalan Whoosh, baik kepada wisatawan maupun pelaku industri pariwisata Malaysia.
“Melalui promosi langsung, kami ingin Whoosh makin dikenal sebagai bagian dari pengalaman wisata di Indonesia. Kami berharap makin banyak wisatawan Malaysia memasukkan Whoosh dalam itinerary perjalanan mereka, sekaligus menjadikan perjalanan dengan kereta cepat pertama di Asia Tenggara sebagai salah satu pengalaman yang menyenangkan saat berkunjung ke Indonesia,” kata Eva.