Ruang Multifungsi-Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Operasional Akhir 2027
Progres kontsruksi ruang multifungsi (extended concourse) dan entre baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta MRT Jakarta terus menunjukkan hasil yang memuaskan. Sejak dibangun pada awal tahun ini, progresnya telah mencapai 23,52 persen dengan sejumlah pekerjaan utama seperti prebooring pada muara 1-2, pemancangan SPP unutk persiapan pekerjaan open cut, terus dilakukan.
Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini merupakan bagian dari persiapan potensi peningkatan jumlah pelanggan saat operasional fase 2A mendatang. Penambahan ini juga merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.
Pembangunan sarana baru ini akan menghadirkan tidak kurang dari 4.400 meter persegi ruang baru yang dapat digunakan sebagai area retail, food and beverage (F&B), layanan, dan kemitraan sesuai kebutuhan pelanggan. Dalam perencanaannya akan dibangun ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru, yaitu dua entre di sisi barat stasiun dan satu entre di sisi timur stasiun.
Dikutip dari laman resmi MRT Jakarta Rabu (2/9), dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan MH Thamrin. Area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra.
Baca juga: Berbagai Event Digelar MRT Jakarta untuk Kembalikan Blok M Jadi Pusat Trendsetter
Selain itu, ruang multifungsi dan entre baru ini juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.
Pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta (Perseroda).
Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di fase 1 lin utara selatan dengan rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450-500 ribu pelanggan setiap bulan.
Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI-Monas mulai beroperasi. Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional fase 2A segmen 1 hingga Monas yang ditargetkan pada akhir 2027 dan hingga Kota pada akhir 2029.