Meleset Jauh dari Target, Transaksi Danantara Housing Expo Cuma Rp2 Triliun
Badan Investasi Danantara menargetkan transaksi properti selama gelaran Danantara Housing Expo 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang, 28-30 Agustus 2026, bisa mencapai Rp6-10 triliun. Namun, realisasinya sampai penutupan pameran pada Minggu, 30 Agustus 2026, realisasinya hanya Rp2 triliun.
Penawaran bunga promo super rendah dari perbankan plus aneka keringanan lainnya, tidak menolong mendongkrak transaksi termasuk penawaran KPR/KPA dengan tenor 40 tahun, dan banyaknya penawaran hunian terjangkau dan bersubsidi. Expo itu sendiri dilaksanakan Danantara berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Kendati meleset jauh dari target, Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) tetap mengapresiasi gelaran tersebut, termasuk CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria, atas terselenggaranya expo tersebut. Danantara Housing Expo 2026 yang menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem perumahan.
Ia berharap Danantara Housing Expo 2026 dapat menjadi momentum strategis, untuk mempertemukan masyarakat dengan hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus memperkuat kolaborasi seluruh ekosistem perumahan nasional.
“Yang terpenting bagaimana seluruh pihak bergerak bersama. Pemerintah, Danantara, pengembang, perbankan, dan seluruh pelaku industri perumahan, terus bersinergi agar makin banyak masyarakat khususnya MBR, bisa punya rumah,” kata Ara saat mengunjungi lokasi pameran bersama Dony, Minggu (30/8/2026), dikutip dari keterangan Kementerian PKP.
Baca juga: Danantara Housing Expo 2026 Dibuka, BP Tapera Ikut Serta Akselerasi Realisasi KPR Subsidi
Dony Oskaria mengklaim, pameran ramai dikunjungi masyarakat. Bahwa transaksinya meleset jauh dari angan-angan semula, karena faktor lokasi NICE PIK 2 yang jauh, dan kurangnya sosialisasi event termasuk sosialisasi akses tranportasi terintegrasi menuju lokasi dari berbagai penjuru.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi Kementerian PKP, dan pengunjung yang banya datang, yang menunjukkan masyarakat butuh informasi perumahan, dan transaksi yang sudah terjadi kurang lebih Rp2 triliun. yang Kita harapkan bisa bertambah lagi,” ujar Dony.
Baca juga: Menengok Pameran Perumahan Terintegrasi Danantara Housing Expo 2026
Keterangan Kementerian PKP menyebutkan, Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan lebih dari 173 pengembang dan lebih dari 120.000 produk hunian. Terdiri atas 161 developer swasta dan 12 BUMN, serta berbagai booth pendukung dari instansi pemerintah, perbankan, hingga jasa layanan pendukung.
Kementerian PKP menyatakan, bersama Danantara akan melakukan evaluasi menyeluruh, guna memperbaiki sistem penyelenggaraan Danantara Housing Expo di masa-masa selanjutnya.