Rabu, April 29, 2026
HomeNewsIbukotaKAI Gunakan Lampu LED di Gerbong Kereta

KAI Gunakan Lampu LED di Gerbong Kereta

Untuk meningkatkan kualitas pencahayaan dan keamanan kereta penumpang, Philips Indonesia bekerja sama dengan PT Indonesia Kereta Api (PT Inka). Dalam hal ini Philips bekerja sama dengan Original Equipment Manufacturer (OEM) PT Kreasi Mustika, sebuah perusahaaan di bidang design engineering dan desain aplikasi produk rumah lampu khusus kereta.

Lampu LED pada gerbong KAI
Lampu LED pada gerbong KAI

“Pencahayaan merupakan pertimbangan yang sangat penting baik dari sisi interior maupun eksterior pada kereta penumpang. Dan, Philips merupakan brand yang sudah sangat dikenal dengan kualitas produk yang baik sehingga kami memutuskan bermitra untuk meningkatkan pencahayaan di gerbong kami,” ujar Bambang Sutrisno, Senior Sales Manager PT Inka, dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com, Senin (23/3).

PT Inka sendiri dengan gerbong buatannya telah mengangkut penumpang lebih dari 500 ribu orang per hari. Perusahaan ini mulai meningkatkan sistem pencahayaan di gerbongnya sejak tahun 2010. Kemitraan dengan Philips ini untuk mendukung peralihan ke pencahayaan LED yang akan membantu perusahaan kereta api mengurangi biaya energi secara signifikan.

Ditambahkan Chandra Vaidyanthan, Senior Vice President & Country Manager Philips Lighting Indonesia, penggunaan pencahayaan jenis LED menggunakan energi lebih sedikit dibandingkan jenis lainnya selain lebih tahan lama. “Ini berarti PT Inka akan mengurangi biaya perawatan untuk penggantian lampu, mengurangi biaya listrik, dan mengurangi limbah untuk produk lampunya,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Philips telah mensuplai sebanyak 1.440 modul  LED yang dirangkai menjadi 495 luminer yang dipasang di tiga kereta penumpang di jalur komuter PT Inka Malang-Jakarta, masing-masing sebanyak sebelas gerbong. Sejak mengganti pencahayaan pada tiga kereta penumpang tersebut, PT Inka telah mengalami penurunan penggunaan listrik dan biaya perawatan sebesar 40 persen untuk ketiga keretanya tersebut.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Belanja Pemerintah Ngegas, Maret Uang Beredar Kembali Meningkat

Uang beredar adalah indikator aktivitas ekonomi. Kenaikan atau penurunan...

Program MBG Dipangkas, Pemerintah Hemat Anggaran Rp50 Triliun Lebih

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi...

Berita Terkini