Senin, September 7, 2026
HomeBerita PropertiMRT Jakarta Ajak Mahasiswa Kembangkan Solusi Mobilitas Melalui Smart Move Challenge 2026

MRT Jakarta Ajak Mahasiswa Kembangkan Solusi Mobilitas Melalui Smart Move Challenge 2026

PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Marketeers kembali menghadirkan Smart Move Challenge 2026, sebuah kompetisi inovasi yang membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan solusi bagi pengembangan mobilitas perkotaan Jakarta.

Event seperti ini sebelumnya telah sukses digelar sebagai pilot program pada 2025, Smart Move Challenge kembali hadir dengan mengusung tema “Shaping Future Urban Mobility for 500 Years of Jakarta”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya MRT Jakarta mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun masa depan transportasi publik.

“Saat ini transportasi publik semakin terintegrasi, berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Momentum penyelenggaraan Smart Move Challenge 2026 juga sejalan dengan semangat menyambut perjalanan lima abad Kota Jakarta,” ujar Kepala Divisi Corporate Strategy MRT Jakarta Rendy Primartantyo melalui siaran pers Senin (7/9).

Melalui kompetisi ini, mahasiswa diajak mengeksplorasi berbagai tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan MRT Jakarta, baik pada layanan yang telah beroperasi maupun dalam pengembangan MRT Jakarta Fase 2. Gagasan yang dihasilkan diharapkan dapat menghadirkan perspektif baru terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat Jakarta di masa depan.

Dalam peluncuran yang berlangsung secara hybrid ini, dilakukan juga diskusi mendalam tentang tiga mandat utama MRT Jakarta, yaitu membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan MRT Jakarta. Hal ini dilakukan agar peserta mendapatkan gambaran terhadap ide yang akan dilombakan.

Smart Move Challenge 2026 tidak hanya berfokus pada pencarian ide yang inovatif tetapi juga mendorong peserta untuk memikirkan aspek penerapan, manfaat, serta nilai tambah dari solusi yang ditawarkan.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan gagasan berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi dalam pengembangan transportasi publik sekaligus memberikan perspektif baru bagi peningkatan kualitas layanan dan ekosistem mobilitas perkotaan.

Baca juga: Tapping MRT Jakarta Bisa Pakai Kartu Kredit Nirsentuh

Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa aktif perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek. Peserta dapat membentuk tim yang terdiri atas 3-5 orang, termasuk membangun tim lintas perguruan tinggi atau cross-university team. Pendaftaran dan pengumpulan proposal berlangsung hingga 11 September 2026.

Terdapat empat kategori yang dapat dipilih peserta, yaitu Operasional & Pemeliharaan, Konstruksi, Bisnis, dan Keberlanjutan. Beragam topik dapat dikembangkan, mulai dari peningkatan pengalaman pelanggan dan pengelolaan pelanggan, kesiapan fasilitas stasiun, pengembangan infrastruktur dan Transit-Oriented Development (TOD), ekosistem bisnis dan digital, efisiensi energi, aksesibilitas, hingga konektivitas first and last mile yang rendah emisi.

Menariknya, perjalanan inovasi dalam Smart Move Challenge 2026 tidak berhenti pada kompetisi. Gagasan yang dihasilkan berkesempatan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui program CABIN MRT Jakarta. Setiap inovasi akan melalui proses evaluasi untuk melihat potensi penerapan, kesesuaian dengan kebutuhan, serta kelayakannya untuk diimplementasikan di lingkungan operasional MRT Jakarta.

Baca juga: MRT Jakarta Optimalkan Stasiun Jadi Venue Berbagai Event

Dari sisi apresiasi, juara pertama akan memperoleh hadiah Rp7 juta sekaligus peluang internship khusus di MRT Jakarta. Juara kedua mendapatkan Rp5 juta, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp3 juta. Selain itu, dua tim akan mendapatkan Hadiah Harapan masing-masing sebesar Rp1 juta.

Melalui Smart Move Challenge 2026, MRT Jakarta terus memperluas ruang partisipasi dan kolaborasi dalam menghadirkan inovasi transportasi perkotaan. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat memperkaya perspektif sekaligus melahirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung Jakarta menuju sistem mobilitas yang semakin maju, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Penerimaan Negara Kuat, Juli Defisit Fiskal Baru 0,9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, penerimaan negara...

Kemenperin: Agustus Manufaktur RI Masih Ekspansif, S&P Bilang Sebaliknya

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, industri pengolahan atau manufaktur RI...

Agustus Inflasi Kembali Meninggi, Dipicu Kenaikan Harga Bahan Makanan Termasuk Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Deputi Bidang Statistik Distribusi...

Berita Terkini