Ciputra Melatih Lebih 50 Ribu Calon Enterpreneur
Ciputra Group, salah satu konglomerat properti tanah air, selama delapan tahun terakhir memberikan pelatihan bisnis (entrepreneurship) kepada lebih dari 50 ribu orang. Pelatihan kewirausahaan itu diberikan secara gratis melalui program corporate social responsibility (CSR) perusahaan tersebut.

di Ciputra Artpreneur, Ciputra World I Jakarta,
Pelatihan kewirausahaan itu diberikan kepada beragam kalangan, antara lain siswa, mahasiswa, guru, dosen, PNS, kelompok profesional, pensiunan, pengusaha kecil, pemuda putus sekolah, anak jalanan, hingga mantan pekerja seks.
Hal ini disampaikan Junita Ciputra, Managing Director Ciputra Group, yang mewakili Ciputra selaku Chairman Ciputra Group, dalam acara United Nations Industrial Development (UNIDO), sebuah badan PBB di Vienna, Austia, sebagai panelis dalam konferensi Fostering Entrepreneurial Youth, akhir pekan lalu.
Menurut Junita, pendidikan entrepreneurship di negara-negara Eropa tengah diintegrasikan ke dalam kurikulum nasional bahkan menjadi sebuah gerakan untuk menjadi prioritas khususnya bagi kalangan muda. “Entrepreneurship adalah sebuah tren dunia yang tak terelakkan, negara-negara maju di Eropa hingga negara berkembang di Afrika terus memacu semangat entrepreneurship khususnya di kalangan generasi muda. Kita tidak boleh ketinggalan dan harus memacu diri lebih keras lagi,” ujarnya.
Taizo Nishikawa, Deputi Direktur Jenderal UNIDO, mengatakan, kalangan pemuda merupakan pendorong aktivitas entrepreneurship masa datang di komunitasnya. Semangat wirausaha ini penting untuk pengembangan industri dan meningkatkan kemakmuran. “Hingga tahun 2020, sekitar 600 juta pekerjaan harus diciptakan, karenanya harus diciptakan sistem, investasi, dan inovasi untuk terus meningkatkan manusia muda bermental entrepreneurship,” katanya.