Small Office Merambah Pinggiran CBD
Tren pembangunan perkantoran mulai bergeser dari pusat bisnis utama di Jakarta. Selain ke kawasan bisnis baru, seperti TB Simatupang, Jakarta Selatan, pembangunan perkantoran juga menyasar pinggiran CBD (central business district) lama. Gedung yang dibangun berukuran kecil, kurang dari 10 lantai. Salah satunya Nariba Office Suite & Pavilion di Jl Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan.
Gedung ini dibangun PT Naribatama Abete di atas area seluas 2.315 m2. Menurut Diah Lusiana, Direktur Utama PT Naribatama Abete, perkantoran Nariba mencakup office suite (3.634 m2) dan office pavilion (1.775 m2) masing-masing setinggi enam lantai (total luas 5.409 m2). “ Yang kami jual sekitar 40 persen seharga Rp28 juta/m2, sisanya disewakan dengan tariff sekisar Rp150 -250 ribu/m2 per bulan dibayar per tiga bulan,” ujar Diah pada acara groundbreaking Bariba Office Suite & Pavilion di Jakarta, Kamis (5/6).
Bagus Adikusumo, Director Office Services Colliers International, sebuah perusahaan konsultan dan manajemen properti global, mengatakan, kawasan Mampang cukup baik dan memiliki prospek bagus untuk perkantoran mengingat letaknya dekat dengan kawasan CBD. Ke koridor Jl Jend Gatot Subroto, Jl HR Rasuna Said, dan Jl Jend Sudirman cukup dekat dan aksesnya bagus.
“Lokasi seperti ini sangat baik untuk small atau medium class business yang kliennya banyak di daerah CBD. Ke depan akan banyak gedung perkantoran lama di Mampang yang dirobohkan untuk dibangun gedung baru seperti di sini,” katanya.
Nariba yang dibangun dengan biaya sekitar Rp100 miliar ini direncanakan rampung satu tahun mendatang. Colliers sebagai konsultan dan pemasar proyek ini memprediksi hingga akhir tahun 2014 pertumbuhan harga perkantoran di kawasan Mampang bisa mencapai 20 persen. Hal ini karena tingkat penyerapan perkantoran cukup stabil. Menurut Bagus, tingkat hunian perkantoran di Jakarta mencapai 94,6 persen. “Pemilu dan melemahnya perekonomian tidak banyak pengaruh, tidak satu pun klien Colliers yang membatalkan sewa atau beli kantor karena mereka percaya tahun 2015 kondisinya akan lebih bagus,” tandasnya. Yudis
