Selasa, Maret 10, 2026
HomeApartment6.000 Unit Rusunami Dibangun di Tangsel

6.000 Unit Rusunami Dibangun di Tangsel

Penyediaan hunian murah di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) secara bertahap direalisasikan pemerintah. Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin (27/4) meresmikan pembangunan (groundbreaking) rumah susun milik (rusunami) untuk kalangan pekerja dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Serua, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Proyek yang dinamakan PP Urban Town @Serpong di Jalan Bukit Serua ini dikembangkan PT PP Urban (perubahan dari PT PP Pracetak), anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk.

Jokowi resmikan pembangunan PP Urban Town
Jokowi resmikan pembangunan PP Urban Town

Pembangunan proyek ini hasil kerjasama dengan PT Ruragraha (Bukit Sarua Development) selaku pemilik tanah. Di lokasi ini PT Ruragraha awal tahun lalu meluncurkan proyek terpadu yang disebut Loftvilles City. PP Urban Town dibangun di area seluas 8,5 ha sebanyak 6.000 unit rusunami.

Presiden Jokowi mengatakan, proyek ini merupakan wujud dari kerja sama perusahaan BUMN untuk menyediakan hunian murah bagi kalangan pekerja. “Proyek ini sangat penting karena kebutuhan lahan yang semakin tinggi, sementara pemerintah tidak memiliki bank tanah. Ini yang menjadi perhatian kita dan dengan proyek ini masyarakat bisa mendapatkan hunian layak,” ujar Jokowi saat peletakan batu pertama pembangunan PP Urban Town di Tangsel, Kamis (27/4).

Direktur Utama PT PP Tumiyana menyebutkan, PP Urban Town dikembangkan dengan konsep terpadu (mixed use). Seluruhnya 11 tower, 9 tower di antaranya untuk kalangan MBR. Rusunami ini juga akan dikombinasikan perkantoran dan mal. “Khusus yang 6 ribu unit untuk pekerja MBR bisa didapatkan dengan berbagai kemudahan dari pemerintah, sisanya untuk apartemen komersial,” imbuhnya.

Unit huniannya berukuran 30 m2 terdiri 2 kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dan dapur seharga Rp294 juta (Rp8,4 juta/m2). Konsumen bisa membeli unit ini dengan uang muka 1 persen atau sekitar Rp2,9 juta dan cicilan yang ringan. Di dalamnya akan disediakan ruang terbuka, playground, tempat penitipan anak (daycare), dan ruang public. Lokasinya cukup strategis sekitar 1,5 km dari Stasiun Sudimara, ke gerbang tol Serpong juga dekat. Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari jaminan hari tua (JHT) dan kemudahan lain dari Bank BTN.

“Kami selaku anak usaha PT PP Tbk punya reputasi baik di bidang pelaksanaan konstruksi khususnya dengan metode precas. Proyek ini dibangun dengan konsep mass production dengan inovasi pada struktur bangunan sehingga proses pembangunannya bisa lebih cepat,” terang Tumiyana.

Berita Terkait

Ekonomi

Perkuat Kinerja Bisnis, Bank BNI Bagikan Dividen Hingga Buyback Saham

Bank BNI menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun...

Bank BSI Terus Dorong Pelaku Usaha Grassroot Naik Kelas

Bank BSI terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha...

Emas Fisik Langka, Bisa Nabung di Pegadaian

Beberapa waktu terakhir, logam mulia emas semakin sulit ditemukan...

Berita Terkini