Selasa, Oktober 20, 2026
HomeBerita PropertiBPJS-K Bangun SS Tower Senilai Rp500 Miliar

BPJS-K Bangun SS Tower Senilai Rp500 Miliar

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-K) masuk sektor properti dengan membangun gedung perkantoran di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Gedung yang diberi nama Social Security (SS) Tower itu dibangun bersama PT Sinergi Investasi Properti (SIP). Pembangunan gedung ini untuk optimalisasi dana jaminan hari tua (JHT) milik peserta BPJS-K. Nama Social Securiy diambil dari fungsi BPJS-K sebagai lembaga jaminan social.

social-security-tower

“Investasi untuk pembangunan gedung ini Rp500 miliar dan nantinya hasil sewa dari gedung ini akan dikembalikan kepada peserta sebagai hasil pengembangan dana JHT. Gedung ini diharapkan menjadi landmark baru Ibukota untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap jaminan sosial,” ujar Direktur Utama BPJS-K Agus Susanto, pada acara groundbreaking SS Tower di Jakarta, Selasa (30/5).

SS Tower akan dibangun setinggi 28 lantai, bangunannya modern dan stylish meniru bentuk sarang lebah. Dalam kerjasama ini SIP akan bertindak sebagai pengelola gedung. Pembangunannya diserahkan kepada perusahaan BUMN konstuksi PT PP (Persero) Tbk. Pembangunannya diperkirakan memakan waktu 21 bulan. Kerja sama dengan perusahaan pengembang SIP, lanjut Agus, tidak akan berhenti di pembangunan gedung ini.  Kerja sama dapat berlanjut untuk pengembangan proyek properti lainnya seperti rumah murah yang terjangkau peserta BPJS-K.

“Joint dengan perusahaan pengembang seperti ini akan terus kami kembangkan untuk menjadi ujung tombak pengembangan investasi khususnya di lahan-lahan yang dimiliki BPJS-K. Seluruh bentuk  pengelolaan dana akan dimaksimalkan untuk memperbesar investasi para peserta BPJS-K,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Jaga Stabilitas Ekonomi dan Genjot Ekspor

Stabilitas perekonomian menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga...

Mengenal Investasi Obligasi: Pohon yang Berbuah Rutin

Investasi cerdas yang banyak dilakukan dengan membuat uang yang...

Kadin Ajak MSCI Bijak Nilai Pasar Modal Indonesia

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya...

WALHI Telusuri yang Terlibat dan Diuntungkan oleh Karhutla

Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) meluncurkan kajian berjudul “Siapa di...

Berita Terkini