Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeBerita PropertiKementerian PUPR Bermitra dengan BSI Bangun 1.830 Rumah di Kalsel

Kementerian PUPR Bermitra dengan BSI Bangun 1.830 Rumah di Kalsel

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menjalin kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), dalam menyalurkan dana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kalimantan Selatan. Tahun ini Kementerian PUPR akan meningkatkan kualitas 1.830 rumah di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan menjadi layak huni, dengan dana stimulan Rp20 juta/rumah. Penandatangan kerja sama dengan BSI dilakukan 21 Februari lalu.

“Program BSPS sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan kualitas huniannya. Untuk itu pemerintah menyediakan dana stimulan Rp20 juta per unit rumah,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto di Jakarta, Kamis (14/3/2024), seperti dikutip keterangan tertulis Balai P2P Kalimantan II/Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Baca juga: Pemerintah Akan Salurkan Bantuan Untuk 1,3 Juta Rumah Swadaya

Sebanyak Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan, dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Pencairan dana melalui BSI. Iwan menjelaskan, Program BSPS adalah bantuan peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar menjadi layak huni. Pengusulannya oleh pemda setempat, pelaksanaanya dengan menerjunkan fasilitator lapangan (TFL) yang mendampingi MBR membangun rumahnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II Anggoro Putro, didampingi Kepala Satker Penyediaan Perumahan Kalimantan Selatan Rudi Yunanto, menyatakan kerja sama dengan BSI sudah dilakukan tahun lalu. Tahun ini Kementerian PUPR akan menyalurkan dana Program BSPS Rp36,6 miliar untuk peningkatan kualitas 1.830 rumah di Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini