Setelah Al Qilaa, Menteri PKP “Omon-Omon” Soal Investasi Perumahan dengan Investor Qatar yang Lain
Selain bertemu dengan CEO Bank Standard Chartered Qatar, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) yang mengikuti kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar, juga menghadiri acara CEO Forum Indonesia-Qatar di Doha, Qatar, Minggu (13/4/2025).
Sama dengan pertemuan dengan CEO Standard Chartered Bank, yang diomongkan Ara dalam acara itu adalah harapan masuknya makin banyak investasi dari Qatar ke sektor perumahan di Indonesia, sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo.
“Beberapa potensi yang dibahas dalam CEO Forum Indonesia-Qatar tentunya investasi di sektor perumahan (di Indonesia),” kata Menteri PKP seperti dikutip keterangan tertulis Biro Komunikasi Publik Kementerian PKP, Senin (15/4/2025).
Dalam even yang diinisiasi Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie itu, Menteri PKP hadir bersama Ketua Satgas Perumahan Hasyim Djojohadikusumo, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan sejumlah pengusaha termasuk Anindya Bakrie (Bakrie Group) dan CEO GOTO Patrick Waluyo.
Sebelumnya investor Qatar Al Qilaa sudah berkomitmen membangun 1 juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia. Untuk itu awal pekan lalu Al Qilaa sudah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Bank BTN untuk pembiayaan 100.000 rumah pertama.
Untuk pembiayaan pembangunan 100.000 unit hunian itu, Al Qilaa disebut menganggarkan investasi total USD2 miliar (sekitar Rp33 triliun) atau USD20.000 per unit hunian. Komitmen Al Qilaa itu tidak terlepas dari kiprah Satgas Perumahan yang dipimpin Hashim Djojohadikusumo.
Baca juga: Qatar Gelontorkan Rp33 Triliun untuk Bangun 100 Ribu Apartemen di Indonesia
Ara menyatakan, untuk para investor termasuk dari Qatar penawaran lebih diprioritaskan untuk pembangunan hunian di perkotaan berupa rumah susun atau apartemen. “Untuk itu kami telah menyiapkan lahan yang baik untuk lokasi pembangunan rumah (susun) tersebut,” ujar dia.
Salah satu investor dari Qatar yang ditemui Menteri PKP usai CEO Forum Indonesia-Qatar itu adalah Mr. Hilal Mohammed HK Al Khulaifi dari Ooredoo Group, yang di Indonesia sudah dikenal sebagai pemilik Indosat.
Dalam pertemuan itu, Menteri Ara meminta Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho yang mendampinginya ke Qatar, untuk mempresentasikan mengenai demand dan supply perumahan di Indonesai.
“Skema kerja sama melalui Public Private Partnership (PPP) dalam pembangunan perumahan (di Indonesia) sangat penting, dan dukungan dari investor Qatar sangat dibutuhkan,” pungks Menteri PKP.