Selasa, Januari 20, 2026
HomeNewsEkonomiMenurun Optimisme Kaum Atas Terhadap Prospek Penghasilannya

Menurun Optimisme Kaum Atas Terhadap Prospek Penghasilannya

Survei Konsumen Bank Indonesia Oktober 2025 yang dipublikasikan akhir pekan lalu mengungkapkan, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan meningkat.

Tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Oktober 2025 sebesar 133,4, dibanding 127,2 pada September 2025. Kenaikan IEK Oktober 2025 itu bersumber dari peningkatan seluruh komponen pembentuknya.

Yaitu, Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP), Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK), dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU), masing-masing sebesar 138,4, 132,0, dan 129,6, lebih tinggi dibandingkan September 2025 sebesar 134,3, 123,1, dan 124,2.

Persepsi responden terhadap prospek penghasilan enam bulan ke depan, meningkat signifikan pada kalangan bawah (pengeluaran Rp1-2 juta), kaum menengah bawah (pengeluaran Rp2,1-3 juta), dan kaum menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta). Masing-masing dari 124,4, 120,8, dan 127,6 menjadi 134, 132, dan 133,6.

Sedangkan kaum menengah atas (pengeluaran Rp4,1-5 juta) dan kaum atas (pengeluaran >Rp5 juta), kendati indeksnya masih tercatat sebagai yang tertinggi, menurun optimismenya terhadap prospek penghasilan 6 bulan mendatang. Masing-masing dari IEP 137 dan 144,5 menjadi 134,9 dan 141,1.

Baca juga: Merosot Tajam Ekspektasi Kaum Menengah Bawah Terhadap Penghasilannya ke Depan

Sementara ekspektasi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja enam bulan mendatang, meningkat pada tiga tingkat pendidikan: SMA (dari IEKLK 119,6 menjadi 129,1), akademi/diploma (dari 128,2 menjadi 136,4) dan sarjana (dari 126,4 menjadi 138,5). Sedangkan kelompok pendidikan pascasarjana stabil dengan indeks 140,8.

Begitu pula ekspektasi terhadap perkembangan kegiatan usaha ke depan. Meningkat pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan optimisme ekspektasi tertinggi pada kaum menengah atas dan atas dengan indeks 130 dan 138,7, dan peningkatan ekspektasi terbesar pada kaum bawah dari 107,8 menjadi 116,3, diikuti kaum menengah dari 115,1 menjadi 123,2, dan kaum menengah bawah dari 108,8 menjadi 113,9.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar forum diskusi...

Harga Saham Bank BJB Menguat, Cerminkan Stabilitas dan Keyakinan Pasar

Memasuki awal tahun 2026, saham bank bjb menunjukkan momentum...

Berita Terkini