Minggu, Januari 18, 2026
HomeBankPenjualan Emas Bank BSI Tembus 2,18 Ton

Penjualan Emas Bank BSI Tembus 2,18 Ton

Bank BSI merupakan bank emas pertama di Indonesia dan memiliki izin perdagangan emas, penjualan emas, dan penitipan emas. Dengan tiga izin ini layanan bank emas Bank BSI menjadi cukup lengkap dan komprehensif untuk melayani berbagai kebutuhan masyarakat.

Lonjakan harga emas dalam kurun waktu satu tahun terakhir ikut mendorong minat masyarakat terhadap instrumen emas yang makin tinggi. Hal ini juga didorong atas kebijakan pemerintah untuk memaksimalkan potensi emas dan memonetisasi investasi emas melalui Bank Emas (bullion bank) dengan cara yang mudah.

Sejak launching pada 26 Februari 2025 lalu, dalam waktu kurang dari satu tahun harga emas bullion naik 56,22 persen Year to Date. Investasi emas di Bank BSI dilakukan secara digital melalui layanan Bank Emas pada superapps BYOND by BSI.

Nasabah dapat bertransaksi realtime 24 jam dengan investasi awal cukup murah di kisaran Rp50 ribuan. Melalui BYOND, nasabah dapat membeli emas, jual emas, transfer emas, atau mencetak emas yang dimiliki.

Selain nilai investasi dapat dilihat secara langsung pada BYOND, kepemilikan emas melalui aplikasi adalah jaminan keamanan karena nasabah tak perlu kuatir emas fisiknya hilang karena emas fisik disimpan di smart vault bank.

Selain melakukan investasi emas melalui BYOND, melalui mobile banking tersebut nasabah juga dapat mengajukan cicil emas dan gadai emas. Fasilitas cicil emas dapat dimanfaatkan bagi nasabah yang ingin membeli emas dengan harga hari ini dan kemudian mencicil hingga lunas.

Menurut Direktur Distribution and Sales Bank BSI Anton Sukarna, hingga Desember 2025 penjualan emas Bank BSI melalui BYOND telah menembus hingga 2,18 ton emas. “Alhamdulillah jumlah nasabah khusus bulion bank juga telah menembus 500 ribu yang didominasi rentang usia 20-40 tahun atau kategori Gen Z dan milenial,” ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Jumat (16/01).

Baca juga: Q3 2025 Kinerja Bisnis Bank BSI Rata-Rata Tumbuh Double Digit

Bukan hanya meningkatkan secara jumlah, layanan bullion juga memperluas jangkauan nasabah karena layanan emas dianggap inklusif dan dapat diterima semua kalangan. Superapps BYOND dirancang tidak hanya sebagai aplikasi perbankan digital tetapi sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup islami yang komprehensif.

Melalui aplikasi BYOND ini Bank BSI menghadirkan kemudahan transaksi finansial sekaligus mendukung pengelolaan transaksi finansial, investasi maupun aktivitas sosial dalam satu platform yang akan memudahkan nasabah.

Saat ini ajakan beli emas cukup dengan Rp50 ribuan terus disosialisasikan agar generasi muda mulai aware dengan invetasi emas melalui Bank BSI. Anton menambahkan, emas ini sifatnya investas jangka menengah dan panjang yang cocok untuk kebutuhan seperti perencanaan haji, pendidikan, maupun dana darurat yang sifatnya membutuhkan dana cepat.

“Akselerasi digital menjadi fokus jangka panjang kami dan akan terus dilakukan dengan inovasi sehingga Bank BSI mampu bersaing dan menjadi pilihan utama masyarakat. Saat ini Bank BSI juga terus melakukan improvisasi melalui superapps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan Bank BSI ke nasabah,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Tiga Hari Pekan Ini Modal Asing Cabut Rp7,71 Triliun, Rupiah Kian Amblas

Setelah selama tiga pekan sebelumnya terus mengalir masuk (beli...

Dari Pantai, Goa, Hingga Waterfall, Ada Semua di Maluku Tenggara

Ada banyak panorama alam yang bisa dinikmati di “seribu...

November 2025 Utang Luar Negeri Pemerintah Menurun

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Kamis (15/1/2026), utang luar negeri...

Berita Terkini