Kamis, Maret 5, 2026
HomeBerita PropertiBisnis Hotel Makin Merana. Januari Okupansinya Hanya 36 Persen

Bisnis Hotel Makin Merana. Januari Okupansinya Hanya 36 Persen

Badan Pusat Statistik melaporkan pekan lalu, okupansi atau Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Indonesia pada Januari 2026 terus menurun, baik secara bulanan (mtm) maupun tahunan. Pada Januari 2026 okupansi hotel itu hanya 36,06 persen. Turun 6,07 persen poin dibandingkan Desember 2025 (mtm), dan turun 2,26 persen poin dibandingkan Januari 2025 (yoy).

Okupansi hotel bintang pada Januari 2026 masih lumayan, mencapai 47,53 persen. Paling tinggi TPK hotel bintang di Bali sebesar 56,67 persen. Diikuti oleh Kalimantan Barat dan DKI Jakarta, masing-masing sebesar 52,61 persen dan 52,50 persen.

Yang paling buruk, okupansi hotel nonbintang dan akomodasi lainnya. Pada Januari 2026 hanya mencapai 24,48 persen. Yang masih agak lumayan TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya di Jakarta mencapai 38,90 persen,
diikuti Bali 32,70 persen dan Kepulauan Riau 31,11 persen.

Berdasarkan klasifikasi hotel, TPK tertinggi pada Januari 2026 tercatat pada hotel bintang 4 sebesar 49,93 persen, terendah pada hotel nonbintang dan akomodasi lainnya sebesar 24,48 persen.

Dibandingkan Januari 2025 (yoy), hampir seluruh klasifikasi hotel mengalami penurunan okupansi. Hotel bintang 5 mengalami penurunan terdalam sebesar 2,78 persen poin. Diikuti hotel bintang 4 dan hotel bintang 2 masing-masing turun sebesar 1,52 persen poin dan 0,27 persen poin.

Baca juga: Sepanjang 2025 Okupansi Hotel Hanya 37,92 Persen, Rata-Rata Lama Menginap Tamu 1,58 Malam

Sebaliknya hotel bintang 1 dan hotel nonbintang dan akomodasi lainnya, mencatatkan pertumbuhan tipis, yaitu sebesar 0,64 persen poin dan 0,09 persen poin.

Secara bulanan (mtm), Januari 2026 dibanding Desember 2025, seluruh klasifikasi hotel juga mengalami penurunan okupansi. Hotel bintang 4 mengalami penurunan terdalam sebesar 10,34 persen poin, diikuti hotel bintang 5 yang turun 10,10 persen poin.

Sementara hotel bintang 1 dan hotel nonbintang dan akomodasi lainnya, mencatat penurunan TPK terendah, yaitu sebesar 0,28 persen poin dan 2,57 persen poin.

Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Indonesia pada Januari 2026 mencapai 1,59 malam. Naik 0,02 poin dibandingkan Januari 2025 (yoy), dan naik 0,01 poin dibandingkan Desember 2025 (mtm). Rata-rata lama menginap tamu asing 2,67 malam, tamu Indonesia 1,45 malam.

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini