Menyesap Kemewahan Maison AELA Sanur yang Timeless dari Paradise Indonesia
Bali masih sangat menarik untuk dikembangkan proyek properti leisure khususnya vila premium. Kementerian Pariwisata menyebut, kondisi pariwisata Bali dalam beberapa minggu terakhir berada dalam kondisi yang stabil meskipun situasi geopolitik global khususnya dinamika di Timur Tengah menjadi perhatian dunia.
Dengan situasi tersebut, aktivitas pariwisata di Bali maish berjalan dengan baik dan itu tercermin dari tingkat hunian hotel yang masih berada pada level sehat. Kementerian Pariwisata merilis data, tingkat hunian di Bali sekitar 52 persen dengan 36 persen hotel mencapai tingkat hunian 70-80 persen.
Data ini juga menunjukkan mayoritas properti masih berada pada kategori hunian menengah hingga atas yang menandakan performa pasar relatif kuat. Secara umum, Bali masih tetap menjadi destinasi yang dipercaya dan diminati wisatawan lokal maupun global. Pemerintah juga memastikan akan terus memperkuat strategi khususnya di pasar utama guna memastikan keberlanjutan kinerja sektor pariwisata nasional.
Berbagai potensi ini membuat confident Paradise Indonesia Group. Melalui grup usaha yang terafiliasi, Paradise Indonesia meluncurkan Maison AELA, sebuah kompleks vila premium berkonsep boutique luxury living yang berlokasi di salah satu destinasi utama Sanur-Bali tepatnya di Jalan Danau Tamblingan.
Peluncuran produk ini kian menggenapi portofolio Paradise Indonesia khususnya lini perhotelan. Proses groundbreaking dilakukan pada hari ini, Rabu (08/04), yang dihadiri stakeholder utama beserta mitra bisnis dan masyarakat sekitar. Portofolio baru ini ditujukan untuk memperkuat lini portofolio Paradise Indonesia melalui kreativitas dan inovasi pengembangan properti dengan gaya baru.
Baca juga: Konsep Pengembangan Properti Ala Paradise Indonesia: Hadirkan Destinasi Hingga Komunitas
Maison AELA menghadirkan pendekatan hunian yang lebih refined dan selaras dengan kebutuhan masa kini yang berfokus pada kualitas hidup, ketenangan, serta desain yang berkelanjutan baik secara emosional maupun fungsional.
Pengembangan Maison AELA merupakan bagian dari strategi Paradise Indonesia dalam menghadirkan diversifikasi produk properti khususnya pada segmen boutique residential yang lebih eksklusif dan berorientasi pada gaya hidup. Berbeda dengan pengembangan berskala besar yang dimiliki Paradise Indonesiasebelumnya, proyek ini dirancang dengan pendekatan yang lebih personal dan intimate tanpa mengesampingkan standar kualitas, perencanaan, dan eksekusi yang menjadi ciri khas Paradise Indonesia.
“Maison AELA merupakan bagian dari upaya kami untuk terus mengembangkan portofolio yang relevan dengan perubahan preferensi pasar. Kami melihat adanya pergeseran menuju hunian yang bukan hanya menawarkan lokasi dan fasilitas tapi juga kualitas hidup yang lebih tenang, personal, dan berkarakter,” ujar Patrick Rendradjaja, Direktur Paradise Indonesia.
Lokasi Jalan Danau Tamblingan, Sanur sendiri bukan sekadar destinasi wisata tapi sebagai tempat tinggal yang tenang, matang, dan penuh kualitas. Padatnya area Danau Tamblingan membuat hampir tidak ada pengembangan baru di kawasan ini dan Maison AELA hadir sebagai salah satu dari sedikit penawaran baru di lokasi dengan jumlah unit yang terbatas. Karena itu konsep yang dihadirkan mengutamakan kualitas ruang, ketenangan, personal, understated, yang dipadu dengan keselarasan karakter lingkungan Sanur yang established.
Jumlah unit terbatas hanya 11 unit, Maison AELA dilengkapi dengan empat kamar tidur beserta ensuite bathroom, private pool, taman, hingga rooftop terrace. Dengan mengusung konsep turnkey, villa ini nantinya akan siap diserahterimakan dengan kondisi fully furnished yang siap digunakan.
Kemewahan Maison AELA dapat terlihat dari kualitas ruang dan bangunan mulai dari pencahayaan alami, aliran udara, dan harmonisasi antara ruang dalam dan luar. Sebagai signature element Maison AELA, Lifted Garden Courtyard dirancang menjadi taman komunal yang hadir sebagai ruang hijau bersama yang aman dan bebas kendaraan tanpa mengorbankan privasi di setiap unit.
Ada akses privat ke pantai yang menjadikan vila ini bukan sekadar tempat tinggal tapi representasi dari kehidupan tepi pantai yang tenang dan berkelas. Didukung dengan pengelolaan profesional serta konsep lock-and-leave, Maison AELA menawarkan fleksibilitas bagi pemilik dengan mobilitas tinggi baik untuk tinggal maupun berlibur.
“Pada akhirnya ruang yang baik adalah ruang yang mampu menghadirkan berbagai rasa seperti rasa memiliki, rasa nyaman, dan rasa ingin kembali. Maison AELA dirancang untuk menjadi tempat di mana setiap orang dapat menciptakan momen berkualitas dan koneksi yang bermakna,” pungkas Patrick.
Baca juga: Paradise Indonesia Punya Hitung-hitungan Sendiri untuk Pengembangan Apartemen
Maison AELA dimiliki dan dikembangkan oleh PT Graha Pradipta Pratama sebagai bagian yang terafiliasi Paradise Indonesia Group yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan properti dan hospitality di Indonesia. Dengan konsep quiet luxury, kemewahan tidak ditampilkan secara berlebihan melainkan terasa melalui detail yang halus, material yang terkurasi, serta desain yang timeless.
Seluruh kawasan dan unit villa dirancang untuk menghadirkan rasa tenang dan kemudahan, sehingga setiap momen dapat dinikmati secara utuh, tanpa distraksi. Sebuah pendekatan yang sederhana, namun terasa humanis: menghadirkan hunian yang nyaman, relevan, dan effortless untuk dijalani.
