Konsep Pengembangan Properti Ala Paradise Indonesia: Hadirkan Destinasi Hingga Komunitas
Pengembangan sebuah kawasan atau proyek properti membutuhkan perencanaan panjang terkait konsep, perizinan, hingga aspek permodalan. Dalam perjalanannya juga dibutuhkan strategi yang matang termasuk tahapan pengembangan hingga penjualan supaya modal besar yang telah digelontorkan bisa kembali dan memberikan keuntungan.
Pengembangan proyek properti pada akhirnya bukan sekadar bangun, jual, handover (serah terima) tapi juga menorehkan track record yang bisa menjadi tolak ukur khususnya bagi konsumen maupun stakeholder lainnya saat mengembangkan proyek berikutnya. Di sinilah pentingnya rekam jejak dan nama baik dari sebuah perusahaan developer.
Konsep seperti ini disadari betul oleh PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia). Berkiprah di industri properti lebih dari dua dekade, Paradise Indonesia pada masa-masa awal kiprah bisnisnya lebih dikenal produknya ketimbang nama pengembangnya. Plaza Indonesia, fX Sudirman, 23 Paskal Bandung, beachwalk Bali, dan beberapa proyek lainnya lebih dikenal dibandingkan entitas pengembangnya.
Sebuah proyek properti tak hanya sekadar menghadirkan aspek fungsional dan visual yang menawan. Lebih dari itu, sejumlah aspek lain yang tak kalah penting untuk memuaskan pengguna juga harus diperhatikan, seperti melahirkan kebahagiaan namun tetap memperhatikan kebutuhan setempat.
Baca juga: Kinerja INPP Konsisten Tumbuh, Jamin Pertumbuhan Jangka Panjang
Sejak hadir tahun 2002 lalu, INPP selalu melihat celah bisnis yang secara pasar kecil namun memiliki daya beli kuat. Hasilnya, setiap proyek yang dihadirkan memang dibutuhkan oleh kawasannya dan itu salah satu yang membuat setiap pengembangan proyeknya menjadi ikon kawasan.
“Setiap pengembangan yang kami lakukan selalu menjadi destinasi karena kami bukan hanya menghadirkan bangunan tapi juga ekosistem yang membuat perekonomian bergerak. Makanya mayoritas proyek kami mixed use yang beberapa fungsi properti di situ bisa saling mendukung,” ujar Presiden Direktur-CEO Paradise Indonesia Anthony Prabowo Susilo kepada housingestate.id Selasa (07/04).
Konsep mixed use bisa menjadi nilai tambah selain menciptakan efisiensi dan efektivitas sekaligus experience menarik bagi konsumen maupun pengunjung. Konsep compact mixed use juga bisa menjadi solusi untuk langka dan mahalnya lahan di area perkotaan.
Baca juga: Berbagai Potensi Kota Balikpapan yang Bikin INPP Confident Hadirkan 88 Plaza
Chief Corportae Communication Paradise Indonesia Siti Utami menambahkan, setiap pengembangan yang dilakukan INPP selalu mengutamakan visi untuk menciptakan ruang yang bisa menghadirkan pengalaman bagi pengunjung hingga memberikan warna pada bisnis properti di kawasan.
“Setiap proyek yang kami hadirkan akhirnya bukan sekadar repeat order atau orang mau kembali lagi tapi kawasannya memang dibutuhkan. Melalui ruang yang kami hadirkan bisa membawa pengalaman, destinasi, hingga membentuk interaksi sosial masyarakat yang akhirnya memperkaya komunitas setempat. Konsep seperti ini lebih dari sekadar orang mau balik dan balik lagi,” bebernya.