Januari-Agustus 760.000 Turis Asing Gunakan Kereta Api, Tertinggi dalam 5 Tahun
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, lebih dari 760.000 Warga Negara Asing (WNA) atau wisatawan mancanegara (wisman), menggunakan layanan Kereta Api Indonesia (KAI) selama Januari-Agustus 2026. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir untuk periode Januari–Agustus.
Pada periode yang sama tahun 2022 KAI melayani 170.094 penumpang WNA, kemudian meningkat menjadi 383.732 penumpang pada 2023, 447.655 penumpang pada 2024, 479.861 penumpang pada 2025, dan 498.232 penumpang pada 2026.
Dibandingkan Januari–Agustus 2022, jumlah penumpang WNA pada 2026 bertambah 328.138 orang, atau 192,92 persen atau meningkat hampir tiga kali lipat dalam empat tahun.
“Angka tersebut menunjukkan, setelah tiba di Indonesia, perjalanan wisatawan mancanegara berlanjut ke berbagai kota dengan kereta api dan Whoosh. Mobilitas ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka menjelajahi destinasi di Indonesia,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba melalui keterangan resmi awal pekan ini.
Sementara secara tahunan, KAI melayani 300.708 penumpang WNA pada 2022, 580.995 penumpang pada 2023, 669.226 penumpang pada 2024, dan 694.123 penumpang pada 2025. Tahun 2025 menjadi volume tahunan tertinggi dalam periode tersebut.
Baca juga: Juli Wisman yang Naik Kereta Api Pecah Rekor, Juga Penumpang Kereta Mewah
Anne menuturkan, pertumbuhan pariwisata nasional membuka makin banyak pola perjalanan antarkota bagi wisatawan asing. Setelah tiba di Tanah Air, sebagian wisman melanjutkan perjalanan ke berbagai kota menggunakan transportasi berbasis rel.
Adapun total wisman yang menggunakan layanan KAI Group, terdiri dari 498.232 penumpang KA jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI atau naik 3,83 persen secara tahunan, serta 262.369 penumpang Whoosh, sepanjang Januari–Agustus 2026.
Yogyakarta kembali menjadi magnet bagi wisman yang berkunjung ke Indonesia menggunakan kereta api. Data KAI memperlihatkan ke mana perjalanan penumpang WNA banyak berlangsung.
Sepanjang Januari–Agustus 2026, Stasiun Yogyakarta mencatat aktivitas penumpang WNA tertinggi sebanyak 93.189 penumpang, disusul Gambir 84.011 penumpang, Bandung 45.400 penumpang, Pasarsenen 25.080 penumpang, dan Surabaya Gubeng 24.543 penumpang.
Berikutnya Semarang Tawang 18.032 penumpang, Malang 17.391 penumpang, Probolinggo 12.148 penumpang, Surabaya Pasar Turi 11.491 penumpang, serta Solo Balapan 10.158 penumpang.
Sebaran tersebut menunjukkan perjalanan penumpang asing bergerak melalui kota-kota dengan karakter wisata yang beragam.
Jakarta menjadi salah satu titik awal perjalanan, kemudian aktivitas tinggi terlihat di Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang hingga Probolinggo.
Mobilitas wisman juga terlihat pada layanan Whoosh. Sepanjang Januari–Agustus 2026, Whoosh melayani 262.369 penumpang WNA.
Baca juga: Wisman Pengguna Whoosh Masih Didominasi Turis asal Malaysia
Sejak mulai beroperasi pada 2023 hingga Agustus 2026, secara kumulatif Whoosh telah melayani 944.087 penumpang WNA. Yaitu, 28.906 penumpang pada 2023, 251.525 penumpang pada 2024, 401.287 penumpang pada 2025, serta 262.369 penumpang sepanjang Januari–Agustus 2026.
Dari total penumpang WNA Whoosh sejak Oktober 2023 hingga Agustus 2026, Malaysia menjadi negara asal terbesar dengan 403.626 penumpang, diikuti Singapura 113.356 penumpang, Tiongkok 81.971 penumpang, Jepang 45.046 penumpang, dan Korea Selatan 30.888 penumpang.
Secara keseluruhan sepanjang Januari–Agustus 2026, KAI Group melayani 351,6 juta penumpang, meningkat 7,09 persen dibandingkan 328.311.868 penumpang pada periode yang sama 2025.