Kamis, Oktober 15, 2026
HomeBerita PropertiYang Terbaru di Nuanu Creative City: Black Sands Oasis

Yang Terbaru di Nuanu Creative City: Black Sands Oasis

Pengembangan area Nuanu Creative City (44 ha) terus berlanjut. Dikembangkan di kawasan Pantai Nyanyi, Tabanan, Bali, ekosistem kawasan yang dikembangkan melalui sistem distrik terus berlangsung untuk menyesuaikan dengan kehidupan maupun lifestyle penghuni.

Yang terbaru, Nuanu menghadirkan Black Sand Oasis, sebuah kawasan vila ekslusif yang dikembangkan sebanyak 111+1 unit dengan tipe mulai 31 m2 hingga di atas 150 m2 yang ditawarkan mulai harga Rp2,07 miliar. Produknya digaransi selama 25 tahun dengan hak leasehold 35 tahun yang dapat diperpanjang.

Black Sands Oasis dikembangkan oleh Unit.Group (Unit Space Group) bekerja sama dengan Nuanu Real Estat. Menurut Founder Unit.Group Steven Fedos, Black Sands Oasis dirancang dengan arsitektur dan masterplan untuk menjadi smart development yang mengusung standar sustainability.

“Melalui produk ini kembali ditawarkan satu ekosistem yang memperkaya kawasannya. Kami menghadirkan gaya arsitektur desert modernism dengan tampilan minimalis kontemporer namun dengan sensualitas kawasan timur,” ujarnya saat memperkenalkan produk kepada kalangan media di Nuanu Creative City Kamis (15/10).

Baca juga: Nuanu Real Estat-618 Development Hadirkan Luna Residence Bali

Co-founder Nuanu Creative City Lev Kroll menambahkan, dengan menawarkan perspektif yang sama seiring situasi pasar yang semakin baik dan kerja sama dengan partner yang tepat, produk Black Sands Oasis menawarkan banyak kelebihan dengan skema investasi yang menarik.

“Produk properti yang menawarkan high quality living in Bali selalu dicari dan kami terus berupaya memenuhi kebutuhan itu melalui produk-produk yang tepat. Setiap produk yang kami hadirkan selalu dicurahkan untuk menjadi yang terbaik, monument of life, karena orang mau apresiasi sesuatu yang unik,” katanya.

Selain itu ada satu hal yang menarik dari penawaran Black Sands Oasis. Kalau tadi disebut produk ini dikembangkan sebanyak 111+1, satu unit terakhirnya ditawarkan dengan mekanisme lelang (auction).

Baca juga: Sutala dan Genius City, Fasilitas Gaya Hidup dan Pendidikan Baru di Nuanu Creative City

Ini menjadi langkah baru yang berbeda untuk menawarkan suatu produk properti seperti layaknya produk art atau heritage. Unit yang dilelang akan menjadi ikon di kawasan dengan bangunan empat lantai dan luas 66,24 m2. Bangunannya bergaya modern gurun Maroko untuk memadukan galeri seni, dinding batu onik, hingga view langsung ke laut.

“Proses lelang dilakukan transparan secara online hingga 15 November 2026 dan tidak ada patokan harga tertentu, jadi bisa dimulai dengan penawaran Rp1. Jadi unit khusus ini seperti karya seni alih-alih produk properti dan kami akan melakukan proses lelang yang adil dan transparan,” pungkas Lev.

Berita Terkait

Ekonomi

Otorita IKN Teken Perjanjian dengan Dunia Usaha Senilai Triliunan

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama...

MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism

Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika 2026)...

Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Berkurang

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan,...

Menkeu: Penerimaan Negara On Track, Tapi Harus Ditingkatkan untuk Menutup Subsidi BBM

Hingga 30 September 2026 realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.341,5...

Berita Terkini