Kamis, April 9, 2026
HomeNewsDaerahPembebasan Tanah Tol Bawen-Solo Ditarget Selesai 2014

Pembebasan Tanah Tol Bawen-Solo Ditarget Selesai 2014

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan proses pembebasan tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo ruas Bawen-Solo selesai pada akhir 2014 agar pengerjaannya dapat secepatnya dimulai.

“Targetnya 2014 ini pembebasan lahan bisa beres sehingga pembangunannya dimulai pada 2015 dan pertengahan 2016 sudah dibuka untuk umum,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin.

Pembebasan lahan tol Bawen-Solo
Pembebasan lahan tol Bawen-Solo

Ia menjelaskan, konstruksi jalan tol Bawen-Solo yang melintasi Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Boyolali itu terbagi dalam tiga seksi serta sembilan paket pengerjaan.

“Jika sembilan paket pengerjaan jalan tol Bawen-Solo itu bisa dimulai dan diselesaikan secara bersamaan maka pembangunannya lebih cepat selesai,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Ganjar mengungkapkan bahwa dari tiga daerah yang dilintasi proyek pembangunan jalan tol Bawen-Solo, perkembangan pembebasan lahan di Kabupaten Semarang yang paling lambat.

“Pembebasan lahan Boyolali cepat karena pengalamannya bagus dan masyarakatnya relatif raisonal, sedangkan Salatiga relatif oke karena tidak terlalu banyak lahan yang dibebaskan,” katanya.

Menurut dia, kendala-kendala yang ditemui tim pembebasan lahan di Kabupaten Semarang antara lain, sosialisasi yang kurang, ada tanah yang belum bersertifikat, sengketa antarkeluarga, dan ada tanah yang disita bank.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Djadjat Sudradjat mengharapkan pemerintah provinsi setempat mempercepat proses pengadaan tanah.

“Saat ini pembebasan lahan jalan tol Bawen-Solo di Salatiga sudah 71 persen, Boyolali tujuh persen, dan Kabupaten Semarang baru persiapan untuk musyawarah,” ujarnya.

Menurut dia, pada proyek pengerjaan jalan tol Bawen-Solo dengan panjang total 49,81 kilometer itu memerlukan pembebasan lahan sekitar 350 hektare yang berada di 47 desa dan 34 kecamatan.

Ruas jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,57 kilometer, Salatiga-Boyolali 24,5 kilometer, dan Boyolali-Kartasura 7,74 kilometer.

Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ Ari Nugroho menambahkan setelah pembebasan lahan yang terkena proyek pembangunan jalan tol Bawen-Solo selesai dilakukan akan dilanjutkan dengan penelitian pada lapisan tanah untuk menentukan teknik yang akan digunakan.

“Jadi nanti masing-masing tempat akan berbeda tekniknya sesuai dengan kebutuhan teknisnya di lapangan,” katanya. Ant

 

Berita Terkait

Ekonomi

Jadi Perusahaan Tbk, Apakah Perusahaan Kehilangan Kendali?

Perusahaan Terbuka (Tbk) artinya kepemilikannya termasuk oleh publik yang...

Wamenkeu: Harga BBM Tidak Naik Demi Jaga Daya Beli dan Tahan Inflasi

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memastikan kondisi fiskal...

Berita Terkini