Selasa, Maret 10, 2026
HomeBerita PropertiDi BSD City Lebih Untung Beli Rumah Seken

Di BSD City Lebih Untung Beli Rumah Seken

BSD City menjadi salah satu kawasan hunian favorit di barat Jakarta. Fasilitas komlit, infrastruktur bagus, dan akses tol langsung menjadi pertimbangan konsumen melirik kawasan perumahan seluas 6.000 ha yang dikembangkan Sinar Mas Land di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, ini. Selain pemakai (enduser) pembelinya bermotif investasi. Rumah dibeli tidak ditinggali tetapi untuk investasi yang akan dijual  ketika harganya sudah naik. Fenomena ini bukan hanya di BSD City tetapi juga terjadi di semua perumahan menengah atas di Serpong dan tempat-tempat lain. Bedanya, di Serpong jumlah investornya cukup besar. Bahkan, persentasenya lebih besar.

the-green-bsd-city

Tidak ada rumah ratusan juta yang dipasarkan, semuanya seharga miliaran. Rumah baru di klaster Whelford seluas 120 m2, tanah 60 m2 (3 lantai) dijual seharga Rp1,7 miliar. Itu rumah termurah di sana. Melihat harganya yang demikian tinggi, menurut Hanny, broker properti dari Era Victoria BSD,  konsumen lebih baik membeli rumah seken karena harganya lebih masuk akal.

“Rumah di BSD kebanyakan jadi mainan investor makanya harganya suka semau-maunya. Kalau dibelikan rumah seken dengan harga sama kita bisa dapat tanah dan bangunan lebih besar,  kawasannya juga lebih nyaman, sudah dihuni, dan rimbun,” kata Hanny kepada housing-estate.com, di Serpong, Senin (2/6).

Ia menyebut kawasan The Green, salah satu klaster premium di awal tahun 2.000-an yang lokasinya paling dekat jalan tol. Di klaster yang lingkungannya ijo royo-royo dan penghuninya sudah banyak itu, tipe  110/160 ditawarkan Rp1,8 miliar. Ia membandingkan dengan klaster Sheffield yang diluncurkan tahun lalu, tipe 130/160 dibanderol Rp2,4 miliar. “Di klaster Eminent, klien saya mau menjual rumahnya tipe 114/160 seharga Rp2,7 miliar. Untungnya nggak sampai Rp20 juta, dia sudah membayar cicilan bertahap sembilan kali,” imbuhnya.

Dia juga menawarkan rumah seken di kawasan De Latinos. Tipe 100/119 ditawarkan Rp1,55 miliar. Di klaster Nittaya tipe 88/128 Rp1,65 miliar, atau di klaster Blossom tipe 110/128 Rp1,8 miliar. Semua rumah seken yang ditawarkan itu sudah direnovasi dan siap huni. Beberapa diantaranya ada yang dijual lengkap dengan perabotannya (full furnished). Yudis

Berita Terkait

Ekonomi

Perkuat Kinerja Bisnis, Bank BNI Bagikan Dividen Hingga Buyback Saham

Bank BNI menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun...

Bank BSI Terus Dorong Pelaku Usaha Grassroot Naik Kelas

Bank BSI terus memperkuat komitmen dalam mendukung pertumbuhan Usaha...

Emas Fisik Langka, Bisa Nabung di Pegadaian

Beberapa waktu terakhir, logam mulia emas semakin sulit ditemukan...

Berita Terkini