Selasa, April 7, 2026
HomeBerita PropertiKPR Syariah Bank CIMB Niaga Makin Ngacir

KPR Syariah Bank CIMB Niaga Makin Ngacir

Performa unit usaha syariah Bank CIMB Niaga dalam penyaluran KPR SyariaH tumbuh pesat. Dari Rp9,6 triliun KPR fortopolio nasional KPR yang disalurkan oleh lembaga keuangan milik investor Malaysia ini 45 persen diantaranya kontribusi KPR Syariah.

Dengan performa KPR Syariah yang semakin bagus itu manajemen memutuskan target penyaluran KPR tahun ini tumbuh 21 persen year on year (YOY).

“Kontribusi KPR Syariah terhadap fortopilio KPR  Bank CIMB Niaga  tahun 2020 sebesar 40 persen, sedangkan tahun lalu naik menjadi 45 persen sehingga tumbuh 5 persen,” ujar Ferry Finenko, Vice President Consumen Financing Sales Group Head Syariah Consumer Banking Bank CIMB Niaga.

Menurut Ferry, tingginya pertumbuhan KPR Syariah itu pertama, karena didukung oleh seluruh cabang Bank CIMB Niaga. Kedua, saat menawarkan KPR kepada calon debitur, didahulukan menawarkan KPR Syariah atau  Syariah First. Ketiga, KPR Syariah memberikan biaya  KPR yang lebih murah dibanding bank lain seperti biaya administrasi 1 persen + 0,1 persen.

Keempat, menawarkan fitur yang sangat menarik. KPR iB Fixed Murabahah dengan margin  fixed selama tenor. Jika mengambil tenor 10 tahun, marginnya hanya 8 persen. KPR iB Flexi Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) memberi kepastian  margin 4,5 persen fixed tiga tahun, fixed 5,75 persen lima tahun, selanjutnya floating rate. Program ini bekerjasama dengan developer platinum. “Kami sudah bekerjasama dengan lebih dari 500 proyek. Lokasinya mendominasi di Jabodetabek,” tambah Ferry.

Selain itu, selama tahun 2021 ada lagi program Jum’ at Berkah yakni pemberian diskon biaya KPR terhadap nasabah yang melakukan akad pada hari Jum’ at. Ada lagi Program Hijrah yakni pemberian diskon administrasi terhadap nasabah yang memindahkan KPR-nya ke KPR Syariah Bank CIMB Niaga.

Saat ini sedang dipersiapkan KPR iB X- tra Manfaat. Program ini sama dengan KPR X- Manfaat di konvensional. Program ini memperhitungkan bagi hasil tabungan nasabah terhadap pengurang angsuran atau porsi pokok nasabah. Menurut Ferry, 100 persen dari bagi hasil nasabah diperhitungkan sebagai pengurang angsuran nasabah atau pengurang porsi nasabah sehingga fasilitas KPR nasabah bisa lebih cepat lunas. “Insya Allah program iB X-tra Manfaat kami luncurkan di kuartal kedua tahun ini,” ungkapnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Resmi Harga BBM Subsidi Tidak Naik Sampai Akhir Tahun Asal …

Pemerintah berkomitmen memastikan ketersediaan energi dengan harga terjangkau bagi...

Triwulan Satu 2026 Belanja Pemerintah Tetap Ngegas

Konflik baru di Timur Tengah sejak awal Maret 2026...

Menteri dan Wamen PKP Duduk Berdampingan Terima Arahan Presiden Soal Perumahan

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka,...

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Berita Terkini