Jumat, Januari 16, 2026
HomeBerita PropertiBank BNI Serahkan 120 Unit Hunian untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

Bank BNI Serahkan 120 Unit Hunian untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

Bank BNI ikut berpartisipasi dalam serah terima 600 Hunian Danantara (huntara) tahap pertama di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. Penyerahan ini merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang dikoordinasikan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia bersama BUMN untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat terdampak.

Program Hunian Danantara ditujukan untuk memenuhi target pemerintah menyediakan 15.000 unit hunian bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Inisiatif ini menjadi wujud kehadiran negara dalam pemulihan pascabencana melalui hunian yang aman, layak, dan bermartabat.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, Bank BNI mengambil peran aktif dalam pembangunan huntara di Aceh Tamiang. “Kami turut berkontribusi dalam pembangunan Hunian Danantara di Aceh Tamiang, dari total 600 unit huntara tahap pertama, Bank BNI berpartisipasi sekitar 20 persen atau 120 unit hunian sebagai bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis Selasa (13/01).

Baca juga: 600 Unit Huntara di Aceh Segera Diserahterimakan, Bank BNI Sumbang 20 Persen

Serah terima huntara turut dihadiri Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas sekalogus menandai kesiapan hunian untuk segera ditempati warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Hadir pula perwakilan BUMN yang terlibat, termasuk Area Head Bank BNI Aceh dan sekitarnya.

Sebelumnya, kesiapan Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditinjau langsung oleh Prabowo Subianto bersama jajaran pimpinan Danantara Indonesia, antara lain CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta Managing Director Stakeholder Management Rohan Hafas awal Januari lalu.

Hunian Danantara ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti taman bermain, jaringan WiFi, musala, fasilitas umum, serta sarana sanitasi yang memadai untuk menunjang kebutuhan dasar dan kenyamanan penghuni.

Baca juga: Pembangunan 15.000 Hunian Sementara bagi Korban Banjir Sumatra Kelar Maret

Pembangunan dilakukan melalui kolaborasi BUMN karya dengan koordinasi PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator pelaksana, berlokasi di Jalan Banda Aceh-Medan, Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan komitmen untuk terus melakukan pendampingan seiring tahapan pembangunan dan pemulihan pascabencana guna memastikan rehabilitasi berjalan terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” imbuh Okki.

Berita Terkait

Ekonomi

Dari Pantai, Goa, Hingga Waterfall, Ada Semua di Maluku Tenggara

Ada banyak panorama alam yang bisa dinikmati di “seribu...

November 2025 Utang Luar Negeri Pemerintah Menurun

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Kamis (15/1/2026), utang luar negeri...

Tahun Ini Pemerintah Targetkan Kunjungan Turis Asing Hingga 17,6 Juta

Pemerintah akan menggenjot sektor pariwisata, karena kontribusinya yang kian...

Diklaim Sukses Tahun 2025, Paket Stimulus Ekonomi Dilanjutkan Tahun Ini

Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian telah merumuskan Paket Stimulus Ekonomi...

Berita Terkini